
TVS cata prestasi total produksi satu juta unit sepeda motor dan kendaraan roda tiga sejak memulai operasinya sekitar 19 tahun lalu. (dok. TVS)
JawaPos.com - TVS Motor Company menorehkan capaian positif di Indonesia dengan mencatatkan total produksi satu juta unit sepeda motor dan kendaraan roda tiga sejak memulai operasinya sekitar 19 tahun lalu. Angka ini menjadi penanda perjalanan panjang perusahaan dalam memperkuat eksistensinya di industri otomotif roda dua nasional.
Selama hampir dua dekade, TVS Motor Company Indonesia secara bertahap membangun fondasi manufaktur yang solid dengan standar produksi global. Pabriknya di Indonesia tidak hanya memenuhi kebutuhan pasar domestik, tetapi juga berkontribusi pada jaringan distribusi internasional, menjadikan Indonesia sebagai salah satu basis produksi penting dalam rantai pasok global TVS.
Perayaan pencapaian produksi satu juta unit oleh TVS Motor Company Indonesia (TMCI) dihadiri sejumlah tokoh penting, termasuk Setia Diarta, Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Kementerian Perindustrian RI; lalu ada Mahardi Tunggul Wicaksono, Direktur Industri Alat Transportasi dan Elektronika, Ditjen ILMATE.
Hadir juga Malvika Priyadarshini, Counsellor Kedutaan Besar India untuk Indonesia; Rajesh Ramani, Direktur PT TVS Motor Company Indonesia; Rosmalia Dewi, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang.
Tak ketinggalan Hari Budianto, Sekretaris Jenderal Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia; Grace Octalian, Direktur Kawasan Industri Suryacipta, serta para pemangku kepentingan lainnya di wilayah Karawang.
Produksi motor roda dua TVS. (Dok. TVS)
Dalam sambutannya, Rajesh Ramani menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan momen bersejarah bagi TVS Indonesia yang tak lepas dari dukungan pemerintah Indonesia. Ia optimistis perusahaan mampu menghadapi masa depan industri otomotif yang sedang mengalami transformasi menuju era mobilitas modern dan berkelanjutan.
Rajesh juga mengenang awal berdirinya fasilitas manufaktur terintegrasi TVS di Karawang pada tahun 2005, yang diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia saat itu, Susilo Bambang Yudhoyono. Produksi komersial pertama dimulai pada Juli 2007 dengan tujuan menjadikan fasilitas ini sebagai basis manufaktur dan hub ekspor progresif untuk kawasan ASEAN serta pasar internasional lainnya.
"Pada awal operasinya, TVS menginvestasikan sekitar USD 50 juta. Hingga kini, total investasi mereka mencapai USD 250 juta, mencerminkan komitmen jangka panjang dalam menghadirkan produk-produk unggulan bagi masyarakat Indonesia," kata Rajesh dalam pernyataan resminya Kamis (19/2).
Menurut Rajesh TVS telah menciptakan lapangan kerja langsung bagi lebih dari 700 karyawan serta berdampak pada sekitar 5.000 keluarga melalui pemasok, distributor, kontraktor, dan mitra lainnya baik di Karawang maupun daerah lain. Dukungan terhadap pelanggan juga diperkuat dengan jaringan yang terdiri dari 49 dealer yang tersebar di berbagai wilayah.
"Jaringan luas ini memberikan kemudahan akses terhadap produk dan layanan purna jual andal yang menjadi elemen kunci dalam membangun kepercayaan jangka panjang di industri otomotif," ujarnya.
Direktur Jenderal ILMATE Kemenperin, Setia Diarta, memberikan apresiasinya atas capaian produksi satu juta unit kendaraan TVS di Indonesia. Ia menggarisbawahi bahwa pertumbuhan industri roda dua tetap stabil meski industri manufaktur secara umum mengalami kontraksi.
Ia juga menyebutkan rencana pengembangan teknologi kendaraan listrik berbasis baterai EV NMC sejalan dengan visi pemerintah untuk masa depan yang lebih berkelanjutan.
"Sejak awal berdirinya, TVS Motor Company Indonesia telah memantapkan posisinya sebagai pemain utama dalam industri otomotif nasional dan mitra strategis bagi pengembangan sektor ini," ujar Setia.
Perusahaan terus berinvestasi pada modernisasi fasilitas manufaktur, peningkatan kapasitas produksi, serta pengadopsian teknologi mutakhir untuk memastikan produk berkualitas standar dunia.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
