
Peserta Festival Vokasi AHM mengikuti ujian di Astra Honda Motor Safety Riding and Training Center Delatamas, Jawa Barat, Jumat (13/02/2026). (Hanung Hambara/Jawa Pos)
JawaPos.com - Suara mesin motor matic yang mulai kasar sering bikin kamu waswas. Apalagi kalau bunyinya makin jelas saat digas atau ketika jalan pelan di kemacetan. Selain mengganggu kenyamanan, kondisi ini juga bisa jadi tanda ada komponen yang mulai aus atau tidak bekerja optimal.
Kabar baiknya, kamu nggak selalu harus langsung turun mesin untuk mengatasinya. Ada beberapa langkah sederhana yang bisa kamu lakukan agar suara mesin kembali halus dan performa tetap terjaga.
Yuk, simak 5 tips lengkapnya berikut ini seperti dirangkum dari laman Ibid Astra, Rabu (18/2).
1. Kencangkan Baut yang Kendur
Salah satu penyebab suara mesin terdengar kasar ternyata cukup sepele, yaitu baut yang mulai kendur. Getaran mesin yang terjadi setiap hari bisa membuat baut pelindung mesin, knalpot, atau cover CVT perlahan mengendur.
Kalau dibiarkan, getaran akan semakin terasa dan memunculkan bunyi berisik saat motor digunakan. Kamu bisa mengecek bagian-bagian tersebut secara berkala dan memastikan semua baut terpasang dengan kencang. Jangan lupa juga periksa kondisi ulir baut, karena ulir yang aus atau berkarat bisa membuat baut sulit terkunci sempurna.
2. Ganti Roller CVT yang Sudah Aus
Pada motor matic, sistem CVT (Continuously Variable Transmission) punya peran penting dalam mengatur perpindahan rasio secara otomatis. Salah satu komponen vitalnya adalah roller. Kalau roller sudah aus atau peyang, akselerasi jadi terasa berat dan muncul suara kasar dari area CVT.
Idealnya, kamu mengganti roller setiap 25.000–27.000 km atau sekitar dua tahun pemakaian. Namun, kalau motor sering dipakai untuk ojek online atau antar barang dengan intensitas tinggi, penggantian bisa dilakukan lebih cepat. Roller yang masih prima akan membantu tarikan lebih responsif dan suara mesin lebih halus.
3. Gunakan Bahan Bakar dengan Oktan sesuai
Pemilihan bahan bakar juga berpengaruh besar pada kehalusan suara mesin. Kalau kamu menggunakan bensin dengan angka oktan yang tidak sesuai dengan rasio kompresi mesin, pembakaran bisa jadi tidak sempurna dan menimbulkan knocking atau suara kasar.
Pastikan kamu memilih bahan bakar dengan spesifikasi yang direkomendasikan pabrikan. Dengan pembakaran yang lebih optimal, performa mesin akan terasa lebih ringan, responsif, dan tentunya lebih halus saat digas.
4. Hindari Kebiasaan Geber Motor
Kebiasaan menggeber motor secara tiba-tiba atau memacu dalam kecepatan tinggi di jalan rusak bisa mempercepat keausan komponen mesin dan CVT. Selain itu, hentakan mendadak juga membuat kerja mesin jadi lebih berat.
Cobalah berkendara dengan lebih halus dan stabil. Kurangi kecepatan saat melewati jalan berlubang atau bergelombang, serta jaga jarak aman dengan kendaraan di depan agar kamu tidak perlu sering melakukan pengereman dan akselerasi mendadak. Gaya berkendara yang santai akan membuat mesin lebih awet dan minim suara kasar.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
