
Xpeng pamer masa depan mobilitas di ajang IIMS 2026. (Nanda Prayoga/JawaPos.com)
JawaPos.com - Erajaya Active Lifestyle sebagai Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) Xpeng di Indonesia turut ambil bagian dalam ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, yang digelar pada 5–15 Februari 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat.
Bertempat di Hall B3, Xpeng Indonesia mengangkat konsep perjalanan teknologi dari era Digital AI menuju Physical AI.
Tema ini menegaskan visi Xpeng dalam menghadirkan kecerdasan buatan yang tidak hanya beroperasi secara virtual, tetapi juga diwujudkan secara nyata dalam berbagai solusi mobilitas masa depan.
CEO Erajaya Active Lifestyle, Djohan Sutanto, menilai penyelenggaraan IIMS 2026 menghadirkan atmosfer optimistis yang sejalan dengan tingginya minat masyarakat terhadap Xpeng di Tanah Air.
Pada tahun pertamanya beroperasi di Indonesia, Xpeng berhasil mencatatkan respons positif dari pasar, yang tercermin melalui performa penjualan yang solid, termasuk keberhasilan meraih posisi teratas di segmen MPV Premium pada Desember 2025.
“Kami mengapresiasi dukungan seluruh pihak yang telah menjadi bagian dari perjalanan Xpeng di Indonesia. Antusiasme dan kepercayaan konsumen menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan inovasi yang relevan dan bernilai untuk pasar Indonesia,” ujar Djohan di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (5/2).
Dalam pameran ini, Xpeng memperkenalkan The Next P7 sebagai representasi generasi terbaru sedan listrik berperforma tinggi yang menggabungkan desain futuristis dengan teknologi AI terintegrasi untuk menghadirkan pengalaman berkendara masa depan.
Selain itu, Xpeng juga memamerkan Xpeng Iron, sebuah humanoid cerdas yang menampilkan kemampuan kecerdasan buatan tingkat lanjut.
Tak hanya fokus pada inovasi masa depan, Xpeng Indonesia juga menghadirkan jajaran produk yang telah dipasarkan secara resmi di Indonesia, seperti Xpeng G6 Pro dan Xpeng X9.
Kedua model tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan konsumen di segmen kendaraan listrik premium yang terus mengalami pertumbuhan.
Saat ini, Xpeng telah mengembangkan ekosistem Physical AI secara mandiri dan menyeluruh. Mulai dari pengembangan chip, sistem operasi berbasis AI, hingga perangkat keras pintar.
Sistem ini menjadi fondasi utama bagi berbagai inovasi Xpeng, termasuk kendaraan berbasis AI, Robotaxi, robot humanoid, hingga kendaraan terbang.
Baik Xpeng P7 maupun humanoid Xpeng IRON dibekali tiga chip Turing AI dengan daya komputasi mencapai 2.250 TOPs.
Khusus untuk Iron generasi terbaru, Xpeng memperkenalkan model AI dunia fisik generasi pertama yang dikembangkan secara independen.
Dengan mengintegrasikan teknologi VLT, VLA, dan VLM, sistem tersebut memungkinkan robot untuk berkomunikasi, bergerak, serta berinteraksi secara lebih alami.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
