
Mobil listrik DFSK Gelora e yang terbakar namun diindikasikan bukan baterai penyebabnya. (IG Koran JawaPos)
JawaPos.com - Kejadian kebakaran yang melibatkan mobil listrik DFSK Gelora E berlangsung di ruas Tol Lingkar Luar Jakarta (JORR) arah Cilandak menuju Ragunan, pada Jumat, 16 Januari 2026 sempat viral dan menjadi perbincangan hangat. Menanggapi insiden tersebut, PT Sokonindo Automobile selaku agen pemegang merek DFSK menegaskan bahwa penyebab kebakaran bukan berasal dari baterai kendaraan.
Menurut Director of Sales Center PT Sokonindo Automobile, Cing Hok Rifin, pihaknya telah melakukan pemeriksaan internal menunjukkan komponen utama sistem kelistrikan dan baterai masih utuh. Komponen yang diperiksa meliputi battery pack, kabel tegangan tinggi, Power Distribution Unit (PDU), soket, dinamo motor, On Board Charger (OBC), hingga Motor Control Unit (MCU).
"Kita sudah pastikan itu bukan dari baterai. Karena kalau model baterai IP kebakar, posisi baterai itu kan di bawah kabin. Di bawah lantai sama sekali enggak boleh nempel. Harus ada jeda dari lantai kabin dengan baterai. Kalau baterai terbakar maka api yang muncul dari bawah kabin dan membentuk huruf U," ujarnya.
"Sebelum muncul api biasanya ada kabut atau asap dan itu beracun ya dan hitam warnannya. Biasanya tidak langsung api Asab tebal dulu baru kayakl mercon setelah itu api. Dan panas apinya itu sampai 600 derajat kalau yang terbakar baterai," tambah Cing Hok Rifin.
Dirinya memastikan kalau kebakaran itu bukan disebabkan oleh baterai. Waktu dilakukan pengecekan semua dalam kondisi aman, tidak ada sama sekali bekas asap.
"Kita juga buka OCB (On Board Charging) dimana OCB ini hanya berfungsi pada saat pengecasan. Baik itu di SPKLU atu di rumah home charging. Kalau saat berjalan fitur ini enggak berfungsi, maksudnya enggak beroperasi. Kita juga periksa kabel tegangan tinggtinggi juga oke sama sekali enggak terbakar. Jadi kita pastikan sumber api bukan dari bawah kabin" kata Cing Hok Rifin. (24/1).
Cing Hok Rifin menambahkan insulator yang berwarna orange dan barcode produksi dengan bahan kertas sama sekali tidak tersentuh alias tidak terbakar.
Dalam insiden terbakarnya DFSK Gelora E tersebut dipastikan tidak ada korban jiwa. Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan. PT Sokonindo Automobile menyatakan akan melibatkan pihak ketiga untuk melakukan investigasi lebih lanjut.
Sebagai informasi DFSK Gelora E menggunakan baterai lithium-ion berkapasitas 42 kWh dengan jarak tempuh hingga 300 kilometer dalam sekali pengisian. Selain itu juga juga dilengkapi fitur pengisian cepat yang memungkinkan pengisian baterai dari 20 persen hingga 80 persen dalam waktu sekitar 80 menit.
“Masih dalam tahap investigasi, kita tidak bisa memutuskan sumbernya dari apa, nanti pihak ketiga saja yang akan memberikan keterangan lebih lanjut, tunggu saja” pungkasnya Cing Hok Rifin.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Fiorentina vs Napoli: Peluang I Partenopei Petik 3 Poin di Stadion Artemio Franchi
Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Getafe vs Malaga di Liga Spanyol: Azulones Libas Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Menang Lagi
Prediksi Skor Schalke 04 vs Elversberg di Liga Jerman: Duel Tim Papan Tengah Rawan Imbang
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Villarreal vs Levante di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Libas Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022