
Sejumlah warga dievakuasi menggunakan perahu saat banjir menggenangi Perumahan Duta Bandara Permai, Kosambi, Tangerang, Senin (12/01/ 2026). (Hanung Hambara/ Jawa Pos)
JawaPos.com - Banjir sering datang tanpa permisi dan bikin pemilik mobil kelimpungan. Apalagi saat air mulai masuk ke mesin atau interior, salah langkah bisa sebabkan kerusakan serius yang mahal.
Karena itu, penting tahu apa yang harus dilakukan saat mobil terendam banjir agar kerusakan tidak bertambah parah. Menangani mobil kebanjiran harus dengan tahapan khusus supaya sistem kelistrikan dan mesin tetap aman.
Berikut 7 langkah aman mengatasi mobil terendam banjir, seperti dirangkum dari laman Suzuki Indonesia, agar kerusakan dapat diminimalisasi dengan tepat.
1. Lepaskan Kabel Aki untuk Mencegah Korsleting
Langkah pertama yang wajib dilakukan ialah melepas kabel aki mobil. Aki berhubungan langsung dengan sistem kelistrikan dan elektronik kendaraan, sehingga sangat rentan korsleting saat terkena air.
Risiko ini makin besar untuk mobil keluaran terbaru yang sudah banyak sistem otomatis dan sensor elektronik. Dengan melepas kabel aki, potensi kerusakan pada komponen listrik bisa diminimalisasi akibat banjir.
2. Jangan Menyalakan Mesin, Cukup Dorong Mobil
Saat mobil terendam banjir, menghidupkan mesin adalah kesalahan fatal. Jika ingin memindahkan mobil ke tempat aman, cukup dorong tanpa menyalakan mesin. Menyalakan mesin dengan air di ruang mesin bisa menyebabkan korsleting serta air tersedot ke mesin. Kondisi ini berujung kerusakan berat dengan mogok total dan biaya perbaikan mahal.
3. Keringkan dan Periksa Sistem Pengapian
Sistem pengapian seperti busi, koil, alternator, saringan udara, dan kabel pengapian sangat sensitif terhadap air. Jika terkena banjir, performa mobil bisa langsung turun atau mesin gagal menyala.
Kamu harus mengeringkan seluruh komponen pengapian dengan teliti dan memastikan semuanya normal. Jika mobil menunjukkan tanda mogok atau gangguan, segera bawa ke bengkel resmi untuk pemeriksaan.
4. Lepaskan Rem Tangan Agar Tidak Lengket
Segera nonaktifkan rem tangan setelah mobil terendam banjir. Jika tetap aktif, rem kanvas bisa lengket karena lembap dan membuat roda susah gerak saat pakai mobil lagi.
Untuk mencegah mobil terbawa arus, kamu bisa mengganjal roda dengan batu atau pakai gigi satu pada mobil manual. Mobil transmisi otomatis cukup geser tuas ke posisi “P” atau parkir.
5. Kuras Tangki Bensin
Air banjir bisa masuk ke tangki bensin dan bercampur bahan bakar. Jika dibiarkan, akan timbul karat di tangki dan mengganggu sistem pembakaran mesin. Menguras tangki bertujuan mencegah kerusakan jangka panjang seperti tangki keropos, bocor, dan gangguan pengapian. Jika ragu, serahkan ke bengkel sebelum mobil dipakai kembali.
6. Cek dan Bersihkan Seluruh Interior Mobil

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
