Mobil listrik Denza D9 turut dipajang pada ajang Jakarta Fashion Week 2026. (Istimewa)
JawaPos.com-Persaingan antarmerek mobil asal Tiongkok di pasar otomotif Indonesia kian ketat. Dengan teknologi yang semakin maju dan harga yang kompetitif, mereka berlomba menarik hati para calon konsumen di Tanah Air.
Namun, di tengah gempuran promosi dan peluncuran produk baru, Denza memilih jalur berbeda, mereka memperkenalkan mobil listriknya lewat panggung mode Jakarta Fashion Week (JFW) 2026.
Langkah ini menunjukkan strategi unik: membangun citra kendaraan listrik sebagai bagian dari gaya hidup modern dan berkelanjutan, bukan sekadar alat transportasi.
Dalam ajang yang berlangsung di Pondok Indah Mall 3, Denza menggandeng tiga label mode kontemporer yakni Tanah Le Sae, Blanc Studio, dan Suedeson by Kimberly Tandra untuk menampilkan kolaborasi bertema Elegance Reimagined.
Masing-masing desainer membawa interpretasi berbeda tentang keberlanjutan: mulai dari rancangan lintas gender yang minimalis, eksplorasi kerajinan tangan lokal, hingga kemewahan lembut melalui detail sulaman khas.
Sementara itu, di sisi otomotif, Denza memamerkan Denza D9 dan BYD Sealion 7, dua mobil listrik premium yang memadukan teknologi elektrifikasi mutakhir, desain elegan, dan efisiensi energi.
“Melalui JFW, kami ingin menunjukkan bahwa inovasi dan keberlanjutan bisa tampil elegan tanpa kehilangan sisi emosionalnya. Mobil listrik tidak hanya soal fungsi, tapi juga bagian dari ekspresi hidup modern,” ujar Luther Panjaitan, Head of Public & Government Relations PT BYD Motor Indonesia.
Kehadiran Denza di JFW juga diklaim memperkuat sinergi lintas industri dengan Yayasan Puteri Indonesia (YPI). Firsta Yufi Amarta Putri, Puteri Indonesia 2025, turut tampil di sesi BYD Show untuk menegaskan pesan kolaborasi antara kecerdasan, gaya, dan tanggung jawab terhadap lingkungan.
Bagi pengunjung, area pameran di PIM 3 menjadi ruang interaktif untuk melihat langsung inovasi mobil listrik premium. Pengunjung bisa mencoba test drive Denza D9 dan BYD Sealion 7 di area khusus, merasakan perpaduan performa, kenyamanan, dan desain modern yang menjadi ciri khas kendaraan listrik generasi baru.
Kehadiran Denza di ajang fashion bergengsi ini disebut bukan semata soal eksposur, tapi juga strategi membangun identitas merek di tengah pasar otomotif Indonesia yang semakin kompetitif.
Dengan pendekatan yang lebih kultural dan artistik, Denza mengklaim berusaha menempatkan diri bukan hanya sebagai produsen mobil listrik, melainkan ikon gaya hidup urban yang berorientasi pada keberlanjutan.
“Dulu kemewahan diukur dari kemegahan, kini diukur dari kesadaran. Inilah makna baru elegansi yang ingin kami bawa,” lanjut Luther.
Kolaborasi antara dunia mode dan otomotif ini memperlihatkan bagaimana tren mobil listrik di Indonesia mulai bergerak dari sekadar inovasi teknologi menjadi simbol perubahan gaya hidup.
Dengan cara yang elegan dan kontekstual, Denza dan BYD berhasil membawa isu keberlanjutan ke ruang yang lebih dekat dengan publik, bukan lewat brosur penjualan, melainkan lewat narasi seni, mode, dan budaya yang lebih mudah diterima masyarakat perkotaan. (*)

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Timnas Qatar vs Swiss di Piala Dunia 2026: The Maroons Terancam Gagal Start Sempurna
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Pembuktian Magis Christian Pulisic
Daftar Pemain Swedia dan Tunisia di Piala Dunia 2026
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Maroko: Vinicius Junior dan Achraf Hakimi Siap Saling Sikut di Piala Dunia
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Prediksi Skor Jerman vs Curacao di Piala Dunia 2026: Der Panzer Siap Menggila di Laga Perdana
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
