
FIFGroup berikan kemudahan masyarakat dalam kepemilikan kendaraan roda dua saat ajang IMOS 2025.
JawaPos.com - Hadir lebih dari tiga dekade di tengah masyarakat Indonesia, FIFGroup terus membuktikan komitmennya sebagai mitra keuangan tepercaya yang awalnya dikenal dengan pembiayaan roda dua. Namun terus berkembang yang mendukung dalam mewujudkan beragam impian masyarakat.
Di tahun 2025 menjadi momen istimewa, sekaligus menandai 36 tahun perjalanan perusahaan pembiayaan yang penuh inovasi, pelayanan maksimal, dan kontribusi besar bagi kemajuan bangsa.
"Perusahaan ini berupaya memastikan setiap individu mendapatkan kemudahan akses layanan sekaligus memanfaatkan berbagai promosi yang disediakan", ungkap Daniel Hartono, Chief Marketing Officer FIFGroup.
Perjalanan Bermakna Selama Puluhan Tahun Dampingi Konsumen
Didirikan pada 1989, FIFGroup awalnya dikenal sebagai perusahaan pembiayaan sepeda motor Honda. Seiring waktu, perusahaan yang merupakan bagian dari Astra Financial tersebut mulai memperluas layanan guna menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin dinamis.
Saat ini, berbagai lini pembiayaan telah diperkenalkan, termasuk: FIFAstra untuk pembiayaan motor Honda, Spektra untuk pembiayaan elektronik dan furnitur.
Ada juga Danastra untuk pembiayaan multiguna, lalu Amitra untuk pembiayaan syariah seperti haji dan umrah serta ada FIFada sebagai platform digital guna memfasilitasi transaksi online.
Sebuah transformasi yang mencerminkan peran FIFGroup tidak sekadar sebagai lembaga pembiayaan melainkan juga sebagai rekan perjalanan bagi masyarakat dalam mewujudkan aspirasi mereka di berbagai aspek kehidupan.
Sejak berdiri 36 tahun lalu perusahaan ini tetap konsisten menyediakan layanan yang mudah diakses, cepat, dan aman bagi jutaan pelanggan di seluruh Indonesia.
Dengan jaringan layanan yang tersebar luas, perusahaan mampu memberikan solusi finansial bagi pelaku UMKM, karyawan, hingga masyarakat pada umumnya yang ingin meningkatkan kualitas hidup mereka. Salah satunya dirasakan Amir (40), pelanggan setia FIFGroup.
Amir mengatakan berkah pembiayaan yang didapatkan membawanya pada kehidupan yang lebih baik. Dimana kredit motor miliknya hingga motor ketiga buat anaknya semua pakai produk FIFGroup.
Bahkan geliat bisnisnya di rumah makan tidak lepas dari dukungan pembiayaan Danastra sehingga dari usahanya berhasil membawa putranya mengenyam pendididikan tinggi. “Jatuh bangun dalam bisnis itu biasa, namun memilih mitra bisnis di sektor jasa keuangan yang mengerti dan memberikan solusi itu penting,”jelasnya.
Tak hanya fokus pada bisnis, FIFGroup juga aktif berkegiatan sosial (CSR) di bidang pendidikan, lingkungan, kesehatan, serta pemberdayaan masyarakat. Ini menjadi bukti nyata bahwa perusahaan tidak hanya mengejar target pertumbuhan, tetapi juga komitmen untuk memberikan nilai tambah bagi komunitas.
Era Digital Lakukan Inovasi Berkelanjutan
Di tengah perkembangan era digital, FIFGroup terus beradaptasi dengan memperkenalkan berbagai inovasi berbasis teknologi. Langkah-langkah seperti digitalisasi proses pembiayaan, aplikasi pelanggan, hingga layanan online melalui FIFGroup Mobile Customer (FMC).

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
