
Ilustrasi mekanik mengecek mesin mobil. (Freepik)
JawaPos.com - Pernahkah kamu menyalakan mobil dan tiba-tiba mendengar suara aneh yang membuatmu langsung menoleh ke kap mesin? Suara berisik dari mesin mobil bukan hanya mengganggu kenyamanan, tapi juga bisa jadi alarm bahaya yang tak boleh kamu abaikan.
Mesin adalah jantung kendaraanmu, dan setiap bunyi tak wajar, mulai dari desisan, decitan melengking, hingga ketukan ritmis adalah kode rahasia yang mengisyaratkan ada komponen yang sedang bermasalah.
Memahami "bahasa" mesin adalah langkah pertama untuk mencegah kerusakan yang lebih parah dan mahal.
Lantas, apa saja biang keladi di balik suara bising yang mengganggu itu? Dari masalah sederhana seperti kurangnya pelumas hingga isu serius dalam sistem pembakaran, mesin memiliki beragam cara untuk "berteriak" meminta perhatian.
Sebelum kamu buru-buru membawa mobil ke bengkel, yuk kenali dulu enam sumber suara paling umum yang sering membuat mesin mobilmu menjadi lebih berisik dari biasanya seperti dirangkum dari laman Suzuki Indonesia!
1. Masalah Kualitas dan Kuantitas Oli Mesin
Oli adalah nyawa bagi mesin mobil. Fungsinya sangat krusial sebagai pelumas yang mencegah gesekan langsung antara komponen-komponen logam yang bergerak cepat di dalamnya.
Ketika kamu mendapati tingkat oli di dipstick sudah jauh berkurang, atau jika kualitasnya sudah sangat menurun, menjadi hitam pekat dan encer, kemampuan pelumasannya akan berkurang drastis.
Akibatnya, gesekan antar logam tanpa pelumas yang memadai ini akan menghasilkan suara yang sangat kasar, gemeretak, atau bahkan bunyi ketukan (knocking) yang mengkhawatirkan dan bisa merusak komponen internal mesinmu.
2. Sabuk Kendaraan (Tali Kipas) yang Aus atau Kendur
Sabuk kendaraan, sering disebut tali kipas, adalah penghubung yang bekerja keras memutar berbagai komponen penting seperti alternator, kompresor AC, dan pompa power steering.
Seiring penggunaan, sabuk ini wajar menjadi kendur, retak, atau permukaannya aus. Saat kondisi ini terjadi, sabuk akan slip atau bergetar kuat pada pulley-nya, yang akhirnya menimbulkan suara decitan atau jeritan bernada tinggi yang sangat khas.
Suara ini biasanya paling jelas terdengar saat mesin pertama kali dinyalakan di pagi hari atau setiap kali kamu mengaktifkan AC.
3. Kompresor AC yang Kehabisan Pelumas atau Kotor
Komponen kompresor AC memang aktif menghasilkan suara saat bekerja, tetapi seharusnya bunyinya konstan dan tidak terlalu keras. Jika kamu mendengar suara berisik yang berasal dari kompresor, seperti bunyi kasar, ngiung, atau dengungan keras yang tidak normal, ini seringkali merupakan tanda adanya masalah internal.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
