Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 22 September 2025 | 23.39 WIB

Panduan Lengkap Mengganti Oli Mobil Sendiri di Rumah agar Mesin Tetap Prima

Ilustrasi penggantian oli mobil mandiri di garasi rumah siapkan alat & ikuti langkah dengan tepat untuk proses yang aman, (Dok. AstraOtoShop) - Image

Ilustrasi penggantian oli mobil mandiri di garasi rumah siapkan alat & ikuti langkah dengan tepat untuk proses yang aman, (Dok. AstraOtoShop)

JawaPos.com – Merawat mobil dengan rutin mengganti oli merupakan salah satu langkah penting untuk menjaga performa mesin tetap optimal dan memperpanjang usia kendaraan. Oli berperan vital dalam melumasi komponen mesin, mengurangi gesekan, serta membantu menjaga suhu mesin tetap stabil.

Mengganti oli mobil sendiri di rumah merupakan cara praktis sekaligus hemat biaya perawatan kendaraan. Panduan ini menyajikan langkah demi langkah penggantian oli yang aman dan tepat, sehingga kualitas pelumas terjaga dan kinerja mesin tetap optimal dalam jangka panjang.

Dilansir dari laman Megainsurance dan AstraOtoShop, Anda cukup menyiapkan alat sederhana, mengikuti prosedur yang sistematis, dan memperhatikan aspek keselamatan agar hasilnya maksimal.

Artikel ini menyajikan panduan cara mengganti oli mobil di rumah yang mudah diikuti bahkan oleh pemula, lengkap dengan tips agar tidak menimbulkan kerusakan atau kebocoran. Berikut adalah langkah-langkah mengganti oli mobil sendiri.

1. Persiapan Alat dan Bahan

Sebelum memulai, pastikan semua alat dan bahan tersedia. Anda membutuhkan oli baru sesuai spesifikasi mobil, filter oli baru, wadah penampung oli bekas, kunci pas/sok, corong, sarung tangan, kain lap, dongkrak dan jack stand. Megainsurance menekankan bahwa persiapan matang bisa menghindari kesalahan dan kebocoran.

Selain itu, gunakan alat yang bersih dan sesuai ukuran agar drain plug dan filter tidak rusak. Pastikan area kerja cukup terang dan stabil agar aktivitas penggantian oli bisa dilakukan dengan aman.

2. Parkir Mobil di Permukaan Datar dan Panaskan Mesin

Letakkan mobil di tanah yang rata dan aktifkan rem tangan agar kendaraan tidak bergerak. Jika perlu, gunakan dongkrak untuk sedikit meninggikan bodi depan agar akses ke bagian bawah blok mesin lebih mudah.

Kemudian, panaskan mesin selama beberapa menit agar oli menjadi hangat. Oli hangat lebih encer sehingga sisa oli lama bisa terkeluarkan lebih merata saat dikuras. Setelah dipanaskan, matikan mesin dan tunggu sebentar agar oli tidak terlalu panas saat Anda mulai membuka drain plug.

3. Kuras Oli Lama dan Ganti Filter Oli

Buka baut penguras oli (drain plug) di bawah blok mesin, lalu biarkan oli lama mengalir ke wadah penampung. Pastikan oli terkuras habis agar tidak ada residu yang mengganggu kualitas oli baru. Megainsurance menyebutkan bahwa oli bekas biasanya hitam pekat dan bau kuat sebagai tanda sudah tidak layak digunakan lagi.

Setelah itu, buka filter oli lama dan ganti dengan filter baru. Sebelum memasang, lumasi bagian seal filter dengan sedikit oli baru agar pemasangan lebih rapat dan menghindari kebocoran. Filter yang sudah kotor dapat menjadi sumber masalah seperti bocor atau oli cepat habis.

4. Isi Oli Baru dan Cek Level Oli

Setelah semua sisa oli lama terkuras dan filter terpasang kembali, isi oli baru sesuai spesifikasi pabrikan. Gunakan corong agar oli tidak tumpah dan perhatikan kapasitas oli yang diperlukan agar tidak kurang atau berlebih.

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore