
Ilustrasi konsumen membeli BBM subsidi Pertalite. (ANTARA/HO-Pertamina Patra Niaga)
JawaPos.com-Apakah Anda pernah merasa heran kenapa tangki bensin mobil bisa berkarat padahal mobil masih rajin dirawat? Karat di tangki bensin bukan sekadar masalah kecil, karena bisa bikin bahan bakar tersumbat dan performa mesin ikut terganggu.
Kalau dibiarkan, karat bahkan bisa merusak sistem pembakaran dan bikin biaya perbaikan jadi membengkak. Masalah ini seringkali muncul dari hal-hal sederhana yang jarang kita sadari. Mulai dari kualitas bahan bakar yang jelek, kelembaban udara, sampai kebiasaan membiarkan tangki sering kosong ternyata bisa memicu korosi lebih cepat.
Supaya kamu nggak mengalami hal yang sama, berikut 8 penyebab utama tangki bensin mobil mudah berkarat seperti dirangkum dari laman Suzuki Indonesia!
1. Jarang Dibersihkan
Tangki bensin yang jarang dibersihkan akan membuat kotoran dan endapan terus menumpuk di dalamnya. Lama-kelamaan, kotoran tersebut bisa berubah menjadi kerak yang menempel di dinding tangki. Kondisi ini memperbesar peluang terjadinya korosi, bahkan bisa mengganggu kelancaran aliran bahan bakar menuju mesin.
2. Usia Tangki dan Kualitas Material
Semakin tua usia tangki bensin, maka semakin tinggi juga risikonya terkena karat. Apalagi jika tangki tersebut terbuat dari bahan dengan kualitas rendah atau tipis. Material yang kurang baik tidak memiliki daya tahan yang kuat terhadap reaksi kimia dan kelembaban, sehingga korosi lebih cepat terbentuk.
3. Menggunakan BBM Berkualitas Buruk
Bahan bakar dengan kualitas rendah biasanya mengandung partikel dan kotoran halus yang bisa mempercepat proses karat. Selain itu, BBM yang tidak sesuai spesifikasi kendaraan akan membuat mesin bekerja kurang optimal dan konsumsi bahan bakar jadi lebih boros. Jadi, memilih bahan bakar yang tepat sangat penting untuk menjaga kondisi tangki tetap awet.
4. Masalah pada Sistem Kelistrikan
Kelistrikan mobil yang bermasalah bisa memicu korsleting atau arus pendek. Ketika ini terjadi, suhu mesin akan meningkat drastis (overheating) dan panas berlebih tersebut bisa merusak lapisan pelindung dinding tangki. Begitu lapisan pelindung terkikis, logam tangki jadi lebih mudah berkarat.
5. Sering Terkena Paparan Air
Jika pelindung atau lapisan luar tangki bensin rusak, air dari luar bisa langsung menyentuh permukaan logam tangki. Paparan air yang terus-menerus membuat logam mengalami oksidasi, dan inilah yang akhirnya menimbulkan korosi. Semakin sering terkena air, semakin cepat karat berkembang.
6. Udara yang Lembab
Kondisi lingkungan yang lembab bisa memicu terbentuknya uap air di dalam tangki. Ketika mesin dinyalakan, uap air itu bereaksi dengan oksigen dan logam tangki sehingga mempercepat proses karat. Inilah alasan kenapa mobil yang sering disimpan di tempat lembap cenderung lebih cepat mengalami masalah korosi.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
