Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 27 April 2025 | 06.30 WIB

Tak Disangka-sangka, Toyota Miliki Andil Besar dalam Perjalanan GWM jadi Perusahaan Raksasa Otomotif

Salah satu pabrik GWM di Chongqing, Tiongkok. (Istimewa) - Image

Salah satu pabrik GWM di Chongqing, Tiongkok. (Istimewa)

JawaPos.com - Great Wall Motors (GWM) saat ini memang sudah dikenal sebagai salah satu produsen otomotif yang bergelut pada persaingan global. Tak disangka-sangka, dibalik nama besarnya ternyata terdapat andil nama Toyota dalam rekam jejaknya. 

Hal ini diungkap oleh President of GWM International, Mu Feng. Pada 1998, sosok Chairman GWM, Jack Wey, melakukan sesuatu yang signifikan setelah menimba ilmu dari produsen otomotif asal Jepang itu.

“Pada tahun 1998, pimpinan Jack Wey melakukan sesuatu yang radikal. Setelah belajar dari Toyota, ia memimpin revolusi, integrasi vertikal. Mesin, baterai, chip pintar, kami mengendalikan semuanya,” kata Mu Feng di Shanghai Auto Show 2025, Tiongkok.

Karena andil Toyota inilah, akhirnya GWM menjadi besar dan membangun perusahaan seperti SVOLT Energy dan NOBO Auto. Bahkan, dalam usaha patungan, GWM selalu menuntut kepemilikan mayoritas sebesar 51 persen.

Menurutnya, hal ini bukan untuk kekuasaan, melainkan tanggung jawab. Dengan memiliki seluruh rantai, GWM bisa memastikan kualitas dari chip yang akan digunakan.

“Investasi besar-besaran dilakukan untuk pengujian yang ketat. Lab yang mensimulasikan suhu ekstrem 45°C, gurun dataran tinggi, rawa. Lebih dari 3.000 pengujian per model,” ungkap dia.

Dengan ini, GWM tak hanya mengikuti standar, melainkan juga menulis ulang standar. Bahkan, GWM menjadi produsen mobil Tiongkok pertama yang mengadopsi tolak ukur keselamatan bintang 5 eropa melalui brand Haval, Tank, Wey, dan Poer.

“Teruji secara global, terbukti secara global. C-NCAP 5 bintang. Persetujuan ANCAP Australia. Ini bukan piala. Ini janji yang terukir di baja,” jelas Mu Feng.

Tentu hal ini menandakan GWM juga peduli akan keselamatan konsumen, disamping tetap membekalinya dengan fitur-fitur yang menjanjikan. Menurutnya, suatu keberhasilan tak diukur berdasar mobil yang terjual, melainkan berdasarkan jumlah nyawa yang terlindungi.

“Begitulah cara mendefinisikan ulang standar. Begitulah cara bergerak dengan lebih banyak keselamatan,” tutupnya.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore