Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 5 Maret 2025 | 02.19 WIB

Mobil Habis Terendam Banjir Jangan Langsung Dinyalakan, Begini Cara Evakuasi yang Benar dan Aman

Tangkapan layar video yang memperlihatkan Kawasan elit Grand Galaxy City, Kota Bekasi, Jawa Barat, terendam banjir dengan ketinggian sekitar 1,2 meter pada Selasa (4/3). (Istimewa)

 
JawaPos.com - Beberapa titik di Jabotabek dan pinggiran Jawa Barat terendam banjir pada Selasa (4/3). Tanda-tanda akan ada banjir sendiri sudah bisa dilihat sejak Minggu (2/3) malam, hujan dengan intensitas tinggi mengguyur hingga pagi hari.
 
 
Puncaknya hari ini, Selasa (4/3). Banyak daerah di Jakarta, Tangerang, Bogor dan Bekasi terendam banjir. Selain merendam akses jalan, pemukiman, banjir juga merendam beberapa titik di pusat perbelanjaan dan area perkantoran.
 
Akibatnya, kerugian materil banjir bukan cuma menimpa orang, tapi juga barang dalam hal ini mobil-mobil yang kelelep banjir. Nggak bisa dievakuasi, banjir datang tiba-tiba merendam area parkir kendaraan.
 
Hal ini jelas akan langsung berdampak pada mobil itu sendiri. Buat Anda yang mobilnya terendam banjir, sebaiknya tidak langsung menyalakan mobil Anda saat banjir surut. Bahaya!
 
Ada cara yang aman untuk mengevakuasi mobil yang habis terendam banjir. Caranya nggak boleh sembarangan, jika tidak, mesin akan jebol dan Anda akan rugi lebih dalam.
 
Melansir Mazda Deta, langkah pertama untuk menyelamatkan mobil pascabanjir adalah tidak boleh langsung menyalakan mesin. Sebagaimana sudah disebutkan di atas bahwa haram hukumnya menyalakan mesin mobil yang terendam banjir. 
 
Langkah kedua adalah dengan mencabut, memutus semua akses kelistrikan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan agar tidak terjadi arus pendek atau korsleting. Masalah yang lebih parah bisa terjadi karena korsleting, bahkan tidak mungkin mobil jadi terbakar. 
 
Untuk itu Anda bisa mencabut kabel negatif yang berwarna hitam dari kutub aki. Dan setelah itu segera lakukan proses evakuasi mobil dari lokasi banjir.
 
Setelah mobil dievakuasi dari banjir, langkah berikutnya Anda dapat melakukan pengecekan pada sistem kelistrikan. Komponen listrik berisiko rusak ketika terendam banjir. Anda dapat memeriksa lampu, klakson, dan sistem elektronik lainnya.
 
Apabila ada air yang masuk ke dalam interior segera keluarkan dengan cepat serta kotoran yang mungkin ikut dengan air banjir. Hal ini untuk mengurangi bau yang tidak sedap di dalam mobil akibat terkena air banjir.
 
Setelah air keluar dan bersih, lap bagian interior menggunakan sejumlah kain kering atau kanebo yang dapat menyerap air atau kotoran menempel di jok atau kabin. Jangan lupa juga buka jendela untuk mencegah jamur.
 
Selain interior bagian eksterior mobil yang terendam banjir juga harus dibersihkan. Cuci bagian kolong mobil sampai bersih.
Bukan tanpa alasan, bagian kolong yang sulit terlihat oleh mata ini justru bisa berisiko parah etelah terendam banjir.
 
Jika sudah melakukan langkah-langkah di atas, baru Anda bisa melakukan evakuasi pada mobil yang terendam banjir. Panggil teknisi atau orang bengkel yang berpengalaman untuk melakukan evakuasi awal dengan aman.
 
Selanjutnya, bisa membersihkan interior secara menyeluruh atau melakukan deep clean. Biasanya, salon mobil menerima paket pembersihan mobil habis terendam banjir. (*)
 
Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore