
Ilustrasi: Transmisi matic pada mobil memberikan kenyamanan lebih pada penggunanya. (Hyundai).
JawaPos.com - Bagi Anda pemilik mobil matic ada beberapa hal yang tidak bisa diremehkan, bila dibiarkan dan menganggap enteng terus menerus bisa menyebabkan kerusakan fatal.
Nah perlu diketahui hal penting bagi pemilik mobil dengan mesin transmisi matic, apa saja yang tidak boleh dilakukan. Hal ini untuk menjaga dan merawat mobil agar lebih awet dan performa tetap baik.
Ada tips otomotif 5 hal yang tidak boleh dilakukan mesin mobil transmisi matic yang bisa menyebabkan performa menurun bahkan kerusakan serius.
Hindari Genangan Banjir
Genangan atau banjir merupakan salah satu masalah yang harus di hindari agar mesin mobil transmisi matic tetap terlindungi. Pasalnya pada mesin mobil transmisi matic terdapat lobang penguapan atau breeder yang berfungsi sebagai penguap udara panas.
Saat mobil melewati genangan air yang tinggi seperti banjir, biasanya airnya dapat masuk ke sistem transmisi dan bercampur dengan olinya.
Oli yang bercampur dengan air bisa menyebabkan jebol. Itulah sebabnya Anda tidak boleh memaksakan diri untuk melewati banjir agar terhindar dari resiko ini.
Sangat disarankan untuk mengeceknya dan lihat apakah terjadi perubahan warna pada oli atau tidak. Jika ada warnah putih maka itu berarti sudah tercampur air dan jika masih berwarna merah maka masih aman.
Jangan Memainkan Persneling
Beberapa jenis memiliki switch transmisi mesin mobil transmisi matic yang kurang safety sehingga kemungkinan berpindah dari satu titik ke titik lainnya lebih mudah.
Jika Anda main-main atau bercanda dengan teman di dalam mobil dan tanpa sengaja memindahkan transmisi dapat berakibat fatal. Berbeda dengan mobil matic yang sistem transmisinya lebih aman maka resikonya lebih kecil.
Bayangkan saja jika Anda berkendara dan tidak sengaja terjadi human eror sehingga persneling tersenggol, disaat yang sama ada orang lain di depan dan tersambar mobil. Tentu akan sangat merugikan bukan cuma Anda sendiri tapi orang lain dan banyak pihak.
Jangan Biarkan Persneling di Posisi D Saat Berhenti Lama
Saat Anda berada dalam perjalanan dan mengalami kemacetan, sebaiknya Anda bisa memperkirakan durasi waktunya untuk menentukan posisi persneling yang tepat. Biasanya jika waktu kemacetan itu singkat maka tidak masalah posisi persneling tetap berada di D.
Akan tetapi jika terjebak di macet yang cukup panjang dan Anda membiarkannya berada di posisi D maka mesin transmisinya tetap berputar dan pelat kopling transmisi matik bisa habis.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
