JawaPos.com - Pilihan mobil dengan mesin diesel saat ini masih banyak disukai oleh masyarakat. Selama puluhan tahun, pilihan mesin mobil memang hanya dua saja yang banyak hadir di pasaran. Kalau nggak bermesin bensin, ya bermesin diesel.
Perbedaan mencolok antara mesin bensin dengan mesin diesel adalah jenis BBM atau Bahan Bakar Minyak yang digunakan. Kalau mobil bensin hanya bisa pakai BBM jenis bensin, sementara mesin diesel hanya bisa pakai BBM jenis solar.
Kenapa demikian?
Mesin diesel wajib dan hanya bisa menggunakan BBM jenis solar karena bahan bakar jenis ini memiliki rasio kompresi yang tinggi. Hal tersebut menyebabkan solar dapat langsung terbakar ketika ditambahkan udara.
Mesin diesel sendiri menggunakan prinsip Compression Ignition (pengapian kompresi) yang berarti pengapian campuran udara dan bahan bakar terjadi di ruang bakar akibat tekanan tinggi.
Jika mesin diesel diisi dengan bahan bakar bensin, maka akan terjadi knocking pada mesin. Hal ini terjadi karena pembakaran terjadi terlalu cepat akibat bahan bakar yang mudah terbakar.
Selain itu, mesin diesel tidak memiliki busi. Sehingga pembakaran yang tidak konsisten akan merusak mesin.
Mesin diesel memiliki beberapa kelebihan, di antaranya lebih ekonomis, lebih tahan banting, lebih aman apabila melewati jalan yang ekstrem dan karena jenis BBM-nya bisa juga mengurangi keausan mesin.
Sebab solar juga memiliki beberapa fungsi lain, yaitu melumasi bagian-bagian bergerak pada komponen mesin, mengurangi viskositas minyak pelumas dan hanya menguap pada suhu tinggi sehingga dapat membatasi keausan mesin.