
Porsche ajukan paten mesin enam langkah. (USPTO)
JawaPos.com - Saat ini kebanyakan mesin kendaraan umumnya menggunakan sistem empat langkah atau 4 tak. Dulu ada dua langkah atau 2 tak, tapi eranya sudah selesai lantaran aturan emisi yang semakin ketat.
Kini, Porsche mencoba terobosan baru yang dikabarkan tengah mengembangkan mesin enam langkah atau 6 tak. Produsen mobil tersebut telah mengajukan permohonan paten berjudul "Metode untuk Mesin Pembakaran dengan Dua Kali Tiga Langkah" atau disebut juga dengan enam langkah.
Dilansir AutoGuide, paten tersebut dipublikasikan oleh Kantor Paten dan Merek Dagang Amerika Serikat (USPTO) pada 12 September. Sementara Porsche mengajukan paten pada Februari lalu.
Dalam konteks ini, "langkah" mengacu pada gerakan naik-turun piston mesin di dalam silinder. Mesin empat langkah memerlukan empat gerakan (atau dua putaran poros engkol) untuk menyelesaikan siklus daya di mana udara dan bahan bakar ditarik ke dalam ruang pembakaran, dikompresi, dibakar (juga dikenal sebagai langkah daya), dan dikeluarkan untuk mengubah energi menjadi gaya putar.
Sementara mesin dua langkah, seperti pada mesin pemotong rumput, atau motor dan mobil di masa lalu, melakukannya dengan setengah jumlah langkah, atau hanya satu putaran poros engkol.
Nah, desain mesin yang dijelaskan dalam pengajuan paten Porsche menambahkan satu langkah kompresi dan tenaga lagi dengan memvariasikan panjang langkah. Demikian dilansir via Motor Authority.
Cara kerja tersebut dimungkinkan oleh satu set roda gigi eksentrik yang memungkinkan titik mati bawah piston lebih dalam untuk langkah tambahan. Hal itu memperlihatkan lubang pemulung yang memungkinkan udara tambahan masuk. Setelah itu, lebih banyak bahan bakar disuntikkan dan dinyalakan.
Tujuannya di sini tampaknya adalah untuk mendapatkan lebih banyak tenaga, karena mesin 6 tak atau 6 langkah memiliki dua langkah tenaga, bukan satu langkah tenaga seperti pada mesin 4 tak. Itu berarti satu langkah tenaga dilakukan setiap putaran ketiga poros engkol, bukan setiap putaran keempat, seperti pada mesin 4 tak.
Apakah pengaturan semacam itu dapat memenuhi standar emisi saat ini masih menjadi pertanyaan besar, artinya, seperti banyak pengajuan paten, pengaturan ini mungkin tidak akan pernah diterapkan pada kendaraan produksi.
Namun, beberapa teknologi mesin yang dulu dianggap terlalu rumit untuk bekerja di dunia nyata, seperti rasio kompresi variabel telah berhasil diproduksi karena produsen mobil berupaya untuk lebih menurunkan emisi.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
