
Kementerian Pertahanan (Kemhan) memastikan bahwa mobil mewah Porsche Cayenne berpelat 50212-00 bukan kendaraan dinas. (istimewa)
JawaPos.com - Kementerian Pertahanan (Kemhan) memastikan bahwa mobil mewah Porsche Cayenne berpelat 50212-00 bukan kendaraan dinas. Plat yang kedapatan digunakan oleh mobil tersebut di Bandara Halim Perdanakusuma dipastikan palsu. Langkah tegas sudah diambil oleh Kemhan dengan membuat aduan ke Polres Metro Jakarta Timur (Jaktim).
Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Informasi Pertahanan (Karo Humas dan Infohan) Sekretariat Jenderal (Setjen) Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait menyampaikan bahwa tindakan itu merupakan bukti komitmen penegakan aturan administrasi. Menurut dia, temuan itu diperoleh saat petugas melaksanakan pemeriksaan rutin pada Rabu (28/1).
”Dari hasil pemeriksaan dan pengecekan administrasi, kendaraan dimaksud tidak tercatat sebagai kendaraan dinas, sementara pelat nomor dinas yang digunakan tidak sesuai dengan data inventaris,” ungkap Rico pada Kamis (29/1).
Atas temuan tersebut, kendaraan beserta pengemudinya langsung diamankan dan untuk diserahkan kepada Polres Metro Jaktim. Agar penanganannya sesuai aturan dan ketentuan hukum yang berlaku, proses penyerahan dilakukan melalui koordinasi antar instansi dengan Surat Tanda Bukti Laporan Pengaduan Nomor STTLP/B/371/I/2026/SPKT/Polres Metro Jakarta Timur.
”Kami tidak mentolerir penggunaan atribut dinas secara tidak sah. Setiap temuan akan ditindaklanjuti dan dikoordinasikan dengan aparat penegak hukum, agar proses berjalan sesuai aturan,” tegasnya.
Jenderal bintang satu TNI AD itu menyatakan bahwa saat ini instansinya sudah membentuk satuan tugas (satgas) pengamanan dan pengawasan terhadap penggunaan identitas, dokumen, serta fasilitas dinas. Tujuannya sebagai upaya berkelanjutan dalam rangka menjaga integritas institusi, ketertiban administrasi, dan kepercayaan publik.
Lebih lanjut, Rico menyatakan bahwa Kemhan mengimbau kepada seluruh semua pihak agar mematuhi ketentuan hukum yang berlaku dan tidak menyalahgunakan simbol, identitas, maupun atribut negara dalam bentuk apa pun. Dia menyatakan, hal itu sangat penting untuk menjaga integritas dan kepercayaan publik kepada kementerian dan lembaga negara.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Prediksi Skor hingga Rekor Pertemuan Persebaya vs PSMS: Ayam Kinantan Lebih Unggul Atas Green Force
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
Prediksi Skor Port FC vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Pembuktian Magis Shin Tae-yong!
