Ilustrasi GPS tracker mobil
JawaPos.com - Pencurian kendaraan masih marak terjadi di Indonesia. Karena itu, GPS tracker atau pelacak berbasi teknologi GPS bisa jadi solusinya. Pemasangan GPS tracker pada mobil atau motor bertujuan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan seperti kemalingan, penipuan, mobil dibawa kabur, atau bahkan penyalahgunaan kendaraan.
Baca Juga: Apa Kabar ”Sastra Koran”?
Sebuah alat tentunya akan berguna ketika sudah memiliki fungsi dan peranan yang baik. Makanya nggak heran saat ini perangkat GPS tracker mulai banyak dilirik masyarakat untuk dipasang pada kendaraan mereka.
Tingginya minat masyarakat memasang perangkat GPS tracker di kendaraan juga berbanding lurus dengan beragamnya merek yang hadir di pasaran. Dari yang murah sampai yang mahal, ada, tinggal dipilih saja sesuai kebutuhan masyarakat.
Dari yang impor sampai yang lokal juga banyak tersedia. Sementara kalau cari yang merek lokal, salah satu jenama yang bisa dipertimbangkan adalah Fox Logger.
Melihat persaingan yang sengit di kategori perangkat GPS tracker kendaraan, PT Sumber Sinergi Makmur (IOTF), pemilik merek GPS tracker lokal FoxLogger mengklaim telah menunjukkan ketangguhan dan adaptabilitas dalam menghadapi tantangan bisnis.
Dalam sebuah wawancara eksklusif, CEO Fox Logger Alamsyah Cheung berbagi strategi perusahaan dalam menghadapi berbagai isu, mulai dari manajemen tenaga kerja hingga proyeksi industri otomotif.
Ketika ditanya tentang tren pengurangan tenaga kerja yang melanda banyak start-up besar di Indonesia, Alamsyah Cheung memberikan pandangannya.
"Tindakan ini mencerminkan langkah strategis para pemimpin perusahaan dalam beradaptasi dengan kondisi ekonomi dan tren bisnis yang terjadi saat ini," kata Cheung. Dirinya melanjutkan, penyesuaian ini sering kali diperlukan agar perusahaan tetap gesit dan kompetitif di pasar yang berfluktuasi.
Di tengah tantangan ini, FoxLogger mengklaim berhasil mempertahankan tenaga kerjanya tanpa melakukan pengurangan. Cheung menjelaskan, pihaknya belum melakukan pengurangan personel karena proses rekrutmen berdasarkan kebutuhan pekerjaan yang sebenarnya.
"Pendekatan ini memastikan bahwa kami memiliki orang-orang yang tepat untuk memenuhi kebutuhan operasional kami. Dengan demikian, FoxLogger dapat mempertahankan stabilitas tim dan operasional yang solid," terang Cheung.
Meskipun ada kekhawatiran mengenai pelemahan Rupiah terhadap USD, Cheung tetap optimistis terhadap masa depan industri otomotif Indonesia.
"Kami tetap optimistis industri otomotif akan semakin membaik. Indonesia sebagai negara kepulauan mengalami perkembangan yang semakin merata di berbagai kota, terutama dengan keseriusan pemerintah dalam membangun jalan tol di seluruh pulau," ujarnya.
Optimisme ini didukung oleh perkembangan infrastruktur yang signifikan, yang diharapkan dapat memacu pertumbuhan industri otomotif. Untuk menghadapi tantangan yang ditimbulkan oleh fluktuasi ekonomi dan tren industri, FoxLogger berfokus pada investasi dalam teknologi mutakhir.
"Kami terus mengembangkan produk-produk berbasis kecerdasan buatan sesuai dengan tren yang berkembang saat ini agar pengguna FoxLogger semakin meningkat rasa kenyamanannya," jelas Cheung.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
