
Photo
JawaPos.com-Memasuki awal tahun, banyak barang yang kerap kali diprediksi akan menjadi tren tahunan, salah satunya adalah pilihan warna mobil. Dalam perspektif pelanggan, pemilihan warna mobil tidak hanya didasari oleh perkembangan tren saja, namun kerap disesuaikan dengan karakter serta kepribadian pemilik kendaraan, misalnya sesuai dengan warna favorit, atau bisa juga disesuaikan dengan zodiak maupun shio kelahiran.
Sedangkan dari sisi psikologis atau emosial manusia, warna kendaraan yang dipilih ternyata dapat merepresentasikan kesan dan perasaan pada suatu hal. Mengutip dari jurnal psikologi Scott-Kemmis tahun 2009, beberapa pilihan warna dapat memiliki makna yang berbeda.
Hitam
Warna hitam kerap dipilih sebagai warna mobil karena cenderung berkesan tegas dan berkelas. Pemilihan warna hitam sangat populer di kalangan pelanggan karena mobil terkesan elegan dan eksklusif. Dari segi psikologi, pemilihan warna hitam cocok untuk pengendara yang cenderung memiliki karakteristik kuat, dominan, serta terkendali.
Warna hitam juga dipilih oleh pelanggan yang senang akan kesan klasik, misterius, dan mewah. Untuk perawatannya sendiri, pemilik mobil harus rutin mencuci mobil dan menerapkan teknik pengeringan dengan benar agar tidak menimbulkan waterspot yang merusak estetika bodi mobil. Selain itu, disarankan kepada pemilik mobil untuk melakukan proses detailing dan paint protection untuk menjaga kilau cat mobil.
Abu-abu
Pemilihan warna abu-abu biasanya dikarenakan warna tersebut memiliki ciri khas yang sederhana namun tetap terkesan matang. Secara psikologi, pemilih warna netral ini dinilai mudah berkompromi, karena memilih warna transisi tengah diantara hitam dan putih.
Selain itu, pemilih warna abu-abu memiliki kecenderungan sifat pemalu, cermat, serta pecinta kenyamanan. Perawatan mobil abu-abu cenderung lebih mudah dibanding warna hitam, atau warna lainnya. Namun demikian, pemilik mobil tetap disarankan untuk menjaga dan melakukan perawatan pada mobil agar selalu menarik dipandang.
Putih
Mobil berwarna putih adalah salah satu warna yang banyak diminati oleh pelanggan. Warna putih merupakan warna netral yang memberikan kesan elegan dan bersih untuk siapapun. Secara harfiah, warna putih kerap kali menyimbolkan kejujuran dan kemurnian.
Biasanya, pemilik mobil berwarna putih memiliki karakter sederhana namun anggun dan perfeksionis. Mobil berwarna putih memiliki keunggulan, seperti lebih terlihat dalam kondisi cahaya gelap. Meski begitu, warna putih dinilai lebih sensitif terhadap kotoran yang jika dibiarkan akan membuat cat mobil dapat menguning atau kusam dan mesti memperhatikan irama pencucian.
Merah
Sama dengan pemilih mobil hitam, pemilih mobil berwarna merah cenderung lebih maskulin, percaya diri, dan agresif. Warna merah biasanya digunakan untuk menunjukan status yang lebih dominan dari sisi finansial. Secara psikologis, pemilih warna merah biasanya adalah orang yang penuh ambisi, penuh semangat, menyenangkan, dan orang yang bisa menikmati hidup.
Pemilik mobil berwarna merah perlu untuk memberikan perhatian lebih karena di antara pigmen warna, cat warna merah biasanya lebih mahal sehingga berimbas kepada biaya peremajaan warna mobil saat diperlukan.
Biru
Biru adalah warna yang identik dengan kedamaian dan kepercayaan. Pemilih warna biru biasanya adalah orang-orang yang penuh integritas dan loyal. Orang yang memilih mobil berwarna biru biasanya adalah orang dengan karakter yang optimis, tenang, serta bijaksana.
Oranye
Salah satu warna cerah yang unik dan mencolok diantara pilihan warna-warna mobil adalah warna oranye. Pemilih mobil berwarna oranye yang anti-mainstream ini biasanya adalah para ekstrovert yang senang bersosialisasi dan penuh optimisme.
Untuk perawatan, mobil berwarna orange cenderung paling awet, mudah, dan aman karena warna oranye dapat menyamarkan warna kotoran atau goresan pada bodi mobil.
Untuk pemilihan warna mobil, Yulius Purwanto, selaku Head of Product & Accessories Development 4W. PT. Suzuki Indomobil Sales (PT SIS), menyampaikan bahwa industri otomotif Indonesia sudah melewati berbagai macam fase preferensi warna dari sudut pandang konsumen, dimana dari pemantauan pada era tahun 1980 sampai dengan era pertengahan 2000, preferensi warna didominasi dengan pilihan warna silver dan hitam, kemudian pada era setelahnya hingga sekarang dipenuhi dengan warna putih, silver dan hitam.
"Pemilihan warna pada saat memilih mobil tentu disesuaikan dengan selera masing-masing, namun pemilihan tersebut memang biasanya didasari oleh warna favorit berdasarkan karakter dan kepribadian orang tersebut. Untuk perawatan, sebaiknya apapun warna mobilnya tetap perlu dirawat agar mobil anda tetap terlihat mengkilap dan memberikan kebanggan setiap digunakan,” ungkap Yulius. (*)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
