Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 25 Agustus 2023 | 03.40 WIB

Anggota Komisi VII DPR Minta Kemenperin Periksa AHM Buntut Rangka eSAF yang Kerap Bermasalah

Ilustrasi rangka eSAF

JawaPos.com-Anggota Komisi VII DPR RI, Mulyanto, mendesak Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita, berperan aktif menanggapi laporan masyarakat terkait rendahnya kualitas rangka enchanged Smart Architecture Frame (eSAF) produksi Astra Honda Motor (AHM).

Mulyanto meminta Kementerian Perindustrian segera memanggil dan memeriksa pihak AHM secara objektif. Hal ini terkait produk yang dilaporkan gampang karatan dan patah dan dianggap menyangkut keamanan dan keselamatan masyarakat dalam berkendara.

Kementerian Perindustrian harus memeriksa dan menguji kualitas bahan baku pembuatan rangka dan prosedur produksi untuk memastikan kelayakan suatu produk. Jangan sampai masyarakat dirugikan karena produk yang digunakan tidak berkualitas dan membahayakan.

"Kementerian Perindustrian jangan menunggu sampai ada korban jiwa baru bergerak menanggapi keluhan ini. Segera kirim tim pemeriksa ke pabrik produksi rangka eSAF. Selidiki kenapa rangka tersebut mudah berkarat dan patah sehingga kendaraan tidak dapat digunakan lagi," kata Mulyanto melalui keterangannya.

Berdasarkan pantauannya di media sosial keluhan terhadap kualitas rangka eSAF ini sudah mengkhawatirkan. Sebab yang mengalami kejadian patah rangka akibat karat ini lumayan banyak. Hal itu menandakan ada kekeliruan pada pemilihan jenis bahan baku dan prosedur produksinya.

"Yang patut disayangkan, menanggapi kejadian ini pihak produsen bukannya memberi penggantian tapi malah menjadikan rangka eSAF ini sebagai produk tersendiri yang dijual terpisah seperti suku cadang," lanjut Mulyanto.

Itu pun garansinya hanya satu tahun. Padahal rata-rata tenor kredit pembelian motor oleh masyarakat minimal tiga tahun.

Mulyanto juga mendesak Kementerian Perindustrian mengusut masalah ini dengan serius.

"Kementerian Perindustrian harus minta produsen bertanggungjawab terhadap produk yang dihasilkan. Bukan malah membiarkannya sehingga masyarakat mengalami kerugian. Bila perlu rekomendasikan recall terhadap seluruh produk yang menggunakan rangka eSAF sebagai wujud pertanggungjawaban pihak produsen," tegas Mulyanto.

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore