
Photo
JawaPos.com - Sebuah studi baru yang dilakukan Volvo dan The Harris Poll menunjukkan bahwa membawa hewan peliharaan yang tidak terkendali di dalam mobil, berpotensi membuat perilaku mengemudi yang tidak aman dan menyebabkan kecelakaan. Hal awal yang terjadi adalah pengemudi menjadi stres lantaran terganggu.
Sebagaimana diketahui, membawa hewan peliharaan berjalan-jalan kerap dilakukan oleh pemilik hewan. Membawa hewan bepergian saat ini menjadi bagian dari gaya hidup. Namun, hal tersebut berpotensi menimbulkan bahaya.
Dikutip JawaPos.com dari Carscoops, Kamis (29/8), studi yang dilakukan Volvo dan The Harrus Poll mengambil sampel 15 pengemudi dan anjing mereka. Mereka diikuti selama lebih dari 30 jam di jalan untuk memeriksa bagaimana hewan peliharaan yang tidak terkendali memengaruhi perilaku mengemudi. Kemudian hewan yang tak terkendali dibandingkan dengan pemilik yang menggunakan pengekang seperti sabuk pengaman atau kandang hewan saat mereka mengajak peliharaannya berjalan-jalan.
Temuan menunjukkan bahwa ketika hewan peliharaan diizinkan berkeliaran bebas di dalam mobil, perilaku yang tidak aman lebih dari dua kali lipat dapat terjadi dengan angka 649 kali versus 274 kali. Insiden termasuk anjing memanjat di pangkuan pengemudi, atau menggantung kepalanya ke luar jendela.
Hal negatif lain adalah bahwa pengemudi lebih banyak terganggu seperti ketika anjing melompat dari satu kursi ke kursi lain yang dapat menyebabkan pengemudi mengalihkan pandangan dari jalan.
"Hewan peliharaan berkeliaran di sekitar mobil bisa lucu dan nyaman. Tapi itu menimbulkan risiko serius bagi pengemudi dan hewan peliharaan mereka, baik dalam hal menyebabkan gangguan dan meningkatkan kemungkinan cedera jika terjadi kecelakaan," kata Dr Elisa Mazzaferro yang terlibat dalam penelitian tersebut.
"Sayangnya, di bidang saya, kami melihat potensi konsekuensi yang justru dapat menghancurkan (menyebabkan kecelakaan) secara bertahap. Banyak di antaranya dapat dihindari dengan hanya memastikan hewan kami aman ketika diamankan (dengan memberinya tali pengekang atau dikandangkan)," imbuhnya.
Volvo menganggap dirinya sebagai pembuat mobil terkemuka dalam hal mengembangkan aksesoris keselamatan untuk hewan peliharaan yang secara langsung mengikat ke dalam sistem keselamatan kendaraan. Asesoris tersebut termasuk tali kekang anjing, pembagi kompartemen beban, pintu khusus anjing, dan kisi-kisi baja pelindung.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
