Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 3 Agustus 2023 | 00.35 WIB

Torsi Lebih Besar jadi Alasan Kendaraan Listrik Butuh Ban dengan Spesifikasi Khusus

Ban Swallow Voltrax untuk sepeda motor listrik dibuat dengan spesifikasi dan riset khusus. - Image

Ban Swallow Voltrax untuk sepeda motor listrik dibuat dengan spesifikasi dan riset khusus.

JawaPos.com - Kendati bentuknya sama, warnanya sama hitam, bahannya sama-sama terbuat dari karet, nyatanya tidak semua jenis ban sama peruntukannya. Termasuk saat ini, tren kendaraan listrik atau Electric Vehicle (EV) menuntut industri lainnya ikut bersiap. Salah satunya adalah pabrikan ban.

Seperti sudah dijelaskan di atas, tak semua jenis ban sama. Yang dipakai oleh EV juga demikian. Tidak semua jenis ban sama dan cocok digunakan oleh kendaraan yang penggeraknya adalah dinamo atau motor listrik.

Perbedaan mendasar dari ban kendaraan listrik dan kendaraan bermesin pembakaran konvensional terletak dari teknologi serta fitur yang disajikan. Hal ini dijelaskan oleh Sales Domestik PT Industri Karet Deli (IKD), Gunawan.

PT IKD diketahui merupakan produsen ban terkemuka di Indonesia. Ada tiga merek ban terbesar yang dimiliki PT IKD yakni Delium, Deli Tire, dan Swallow. Untuk merek Swallow, PT IKD baru saja menghadirkan ban terbaru mereka yang dikhususkan untuk motor listrik dengan model bernama Voltrax.

"Kenapa ban untuk kendaraan listrik mesti dibuat khusus, karena torsi kendaraan listrik itu lebih besar. Lebih spontan, jadi butuh material yang daya cengkeramnya bisa lebih kuat," kata Departemen Teknik PT IKD, Joni Tanto kepada JawaPos.com di acara peluncuran Swallow Voltrax di Jakarta, Selasa (1/8).

Dirinya melanjutkan, untuk bisa membuat ban khusus kendaraan listrik dalam hal ini sepeda motor, diperlukan material kompon yang juga mesti dirancang khusus. Tujuannya adalah untuk mengejar rolling resistance serendah mungkin.

"Dengan begitu, pemakaian ban dapat meningkatkan jarak tempuh kendaraan dengan meminimalkan kehilangan energi akibat gesekan ban. Kompon dipastikan memiliki daya tahan kikis lebih baik dan mengakomodir torsi tinggi (pada) motor elektrik," lanjut Joni.

Selain dari segi kompon sebagai material, ban juga diperkuat. Dijelaskan Joni, cara memperkuat ban kendaraan listrik adalah memperhatikan struktur nilon pada saat proses produksi.

"Selain itu nilon-nya juga beda. Beda dengan ban biasa. Jadi lebih kuat," pungkas Joni.

Seperti sudah diberitakan sebelumnya, PT IKD baru saja merilis ban sepeda motor listrik bernama Voltrax. Tersedia dari ring 10 hingga 14, harga ban motor listrik tersebut berada di rentang Rp 179.000 sampai dengan Rp 344.000.

Ukuran ban tersebut mulai dari 2.75-10, 90/90-10, 90/90-12, 100/90-12, 3.00-10, 100/90-10, 110/70-12, 110/70-13, hingga 100/80-14. Kendati dibuat untuk sepeda motor listrik, Joni menyebut kalau ban sepeda motor tersebut juga bisa digunakan oleh sepeda motor konvensional lainnya dengan ukuran yang sama.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore