alexametrics

DFSK Produksi Pabrik Cikande Siap Diekspor ke Filipina

26 September 2019, 16:34:13 WIB

JawaPos.com – Langkah besar dilakukan PT Sokonindo Automobile, agen pemegang merek mobil DFSK. Mereka mengumumkan kerja sama dengan QSJ Motors Philippine untuk pengadaan kendaraan komersial ringan di Filipina. Itu sebagai penanda awal ekspor DFSK Indonesia ke Filipina. PT Sokonindo Automobile akan mendatangkan DFSK Super Cab, kendaraan pikap modern dan handal produksi pabrik Cikande, Serang, ke Filipina melalui QSJ Motors.

Kedua perusahaan antarnegara tersebut melakukan kerja sama untuk memperkenalkan, mendistribusikan, dan memasarkan 3.000 unit DFSK Super Cab 1.3 L Turbo Diesel yang didatangkan secara completely built-up (CBU) ke Filipina. Kerja sama ini menjadi momentum penting karena akan berdampak baik bagi kedua belah pihak, dan membuka peluang baru untuk kerja sama yang saling menguntungkan.

“Melalui perjanjian ini, PT Sokonindo Automobile mengambil langkah strategis untuk memperluas pemasaran di ASEAN. Perusahaan kami dengan ketulusan hati membangun kerja sama yang lebih luas dan jangka panjang dengan Filipina untuk menciptakan masa depan bersama yang lebih baik,” ungkap CEO PT Sokonindo Automobile, Pang Hai, seperti dilansir laman resmi DFSK Indonesia.

“Berakar di Indonesia, berekspansi ke Asia Tenggara, dan diekspor ke seluruh dunia. Misi ekspor PT Sokonindo Automobile ke pasar ASEAN dan dunia adalah bagian rencana awal investasi kami membangun pusat produksi berstandar industri 4.0 di Indonesia,” imbuh Pang Hai.

DFSK Super Cab (Frizal/Jawa Pos)

Pada Forum Ekonomi dan Perdagangan Negara ASEAN, Filipina telah menjadi salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di Asia Tenggara. Perkembangan pesat pada sektor kehutanan dan pertanian telah membuat permintaan besar untuk kendaraan komersial.

Kondisi pasar otomotif Filipina terus berkembang setiap tahunnya. Pada 2018, total volume penjualan kendaraan di Filipina mencapai 391.400 unit dengan dominasi penjualan kendaraan penumpang sekitar 72 persen (281.900 unit) dan kendaraan komersial 28 persen (109.500 unit). Secara keseluruhan, pasar mobil Filipina berkembang cepat selama lima tahun terakhir.

Kondisi pasar di Filipina menjadi indikasi peluang bagi DFSK Indonesia untuk memasarkan kendaraan-kendaraan produksinya lebih banyak. Terlebih perdagangan bebas negara-negara ASEAN menambah peluang DFSK untuk bisa memasarkan kendaraan-kendaraan berkualitas dan berteknologi tinggi dengan harga yang kompetitif bagi pasar Filipina.

DFSK Super Cab sudah menjadi salah satu primadona konsumen di Indonesia. Itu bukti bahwa teknologi kendaraan Tiongkok yang berbasis industri 4.0 mampu menjadi pilihan baru bagi konsumen di pasar Asia Tenggara. Ekspor CBU DFSK Super Cab setir kiri akan mulai dilakukan pendistribusiannya pada kuartal keempat tahun 2019.

Editor : Edy Pramana


Close Ads