
Photo
JawaPos.com - Fenomena sepeda motor custom belakangan jadi primadona bagi para biker di Indonesia. Namun, tak semua motor bisa diubah menjadi gaya yang lebih klasik. Hal tersebut lantaran bentuk rangka hingga ketersediaan part atau komponen di pasaran saat ini.
Motor custom diidolai oleh para biker karena memiliki kesan yang old school. Selain keren, pengedara juga akan terlihat gagah bila menunggangi motor yang tampilannya diubah secara total tersebut.
Akan tetapi, bagi Anda yang berminat membangun motor bergaya custom, harus pintar-pintar dalam mencari bahan. Sebab, tak semua motor bisa disulap bergaya old school.
"Biasanya motor-motor jenis Honda CB dan Yamaha Scorpio paling primadona. Scorpio itu dipilih karena rangkanya dua, jadi mesin kelihatan padat. Kapasitas mesinnya juga besar, jadi dipakai ban besar pun enggak terlalu berat," ungkap pemilik Toko Desa Kustompart, Deddy Santoso, saat berbincang dengan JawaPos.com.
Deddy menambahkan, biker harus menentukan konsep awal terlebih dahulu. Karena nantinya konsep akan mengikuti bahan dan part-part yang akan dicari untuk membangun motor bergaya klasik.
"Tapi rata-rata CB, Scorpio, Honda Megapro, Suzuki Thunder 250, dan Suzuki Thunder 125. Intinya cari backbone-nya yang single, jadi buat tangki masuk. Lalu harus karburator, karena kalau injeksi agak susah," tutup Deddy.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
