
Photo
JawaPos.com - Teknologi 5G di Indonesia mulai hadir sekira pertengahan 2021 lalu. Oleh Telkomsel, teknologi jaringan seluler generasi kelima itu mulai diperkenalkan kepada masyarakat sebagai solusi baru untuk telekomunikasi dan internet berkecepatan tinggi.
Menyusul Telkomsel, ada Indosat Ooredoo yang kemudian turut membuka peta jalan 5G-nya di Indonesia. XL Axiata menyusul, jelang tutup tahun, operator seluler (opsel) yang identik dengan warna biru itu turut meramaikan tren opsel yang mulai memperkenalkan 5G di dalam negeri.
Soal adopsi dan implementasinya secara luas di masyarakat memang diprediksi masih lama. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menjelaskan bahwa setidaknya diperlukan waktu tiga tahun lagi agar 5G bisa diterima publik di Tanah Air.
Meski demikian, tampaknya kesadaran dan keingintahuan masyarakat terkait 5G dan perangkat penunjangnya mulai tumbuh. Hal ini dibuktikan dengan riset Google yang melaporkan bahwa penelusuran terkait ponsel 5G di Indonesia tumbuh pesat.
Google yang baru saja merilis edisi keempat bertajuk "Year in Search 2021: Look back to move your business forward" menyebut, penelusuran untuk “hp 5g” tumbuh 261 persen di platformnya sepanjang tahun 2021 lalu.
"Sebagai negara yang mengutamakan seluler, jumlah permintaan smartphone serbaguna di Indonesia mengalami kenaikan," ujar pihak Google terkait laporan "Year in Search 2021: Look back to move your business forward".
Temuan Google lebih lanjut merinci, orang-orang Indonesia juga mengharapkan banyak fitur baru dan performa yang lebih baik. Selain penelusuran untuk “hp 5g” tumbuh 261 persen, penelusuran untuk ponsel gaming terjangkau juga tumbuh dengan angka mencapai 20 persen.
"Ini karena orang-orang menginginkan ponsel yang dapat memenuhi kebutuhan bermain game mereka," lanjut pihak Google.
Selain itu, orang Indonesia juga dikatakan jadi makin tahu cara meningkatkan kualitas tempat tinggal, salah satunya dengan meng-upgrade rumah mereka dengan perangkat smart home. Hal ini dapat terlihat dari meningkatnya penelusuran terhadap “smart lamp” sebesar 22 persen dan “smart refrigerator” sebesar 42 persen
Minat penelusuran untuk “smart assistant” juga tumbuh 22 persen. Hal ini dikatakan karena ada makin banyak orang Indonesia yang mulai tertarik dengan konsep rumah futuristis.
Kemudian, dengan semakin banyaknya masyarakat yang belajar dan sekolah dari rumah, mereka mencari cara untuk meningkatkan pengalamannya dengan digitalisasi. Pada 2021, orang Indonesia lebih tertarik dengan gadget yang lebih canggih dan dikhususkan untuk kebutuhan tertentu, misal “laptop untuk sekolah” yang mengalami peningkatan lebih dari 82 persen maupun “tablet kuliah” lebih dari 100 persen.
Minat penelusuran untuk “chromebook” juga tumbuh 73 persen karena makin banyak konsumen yang mencari informasi tentang merek dan model tertentu yang mereka sukai.
Tidak hanya itu, orang Indonesia juga mencari aksesori teknologi yang melengkapinya. Tren penelusuran untuk “standing desk” meningkat 175 persen, “laptop stand” meningkat 44 persen dan “webcam laptop” juga meningkat 50 persen.

Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Sesi Foto Bersama di Pemakaman Komedian Temon Terbelah Jadi 2 Kubu
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
Prediksi Argentina vs Inggris di Piala Dunia: Messi Ungkap Jalan Terjal ke Semifinal, Singgung Duel Panas Lawan Three Lions pada 1986
Beri Nafkah Kecil ke Fangfang, Vicky Prasetyo: Dari Awal Kamu Tahu Saya Punya Anak Banyak
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Argentina Mengajukan Permintaan Khusus kepada FIFA Sebelum Melawan Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026
Hasil Norwegia vs Inggris 1-2 di Piala Dunia 2026: Brace Jude Bellingham Bawa The Three Lions ke Semifinal
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
