Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 7 September 2026 | 17.06 WIB

Wiper Mobil Mulai Rusak Sering Tak Disadari, Ini Tanda yang Perlu Diperhatikan

Ilustrasi: Distributor wiper merek Bosch pasang wiper gratis untuk 100 mobil ambulan. (Istimewa) - Image

Ilustrasi: Distributor wiper merek Bosch pasang wiper gratis untuk 100 mobil ambulan. (Istimewa)

JawaPos.com - Hujan abu vulkanik bukan hanya mengganggu jarak pandang, tetapi juga bisa mempercepat kerusakan wiper dan membuat kaca mobil baret jika dibersihkan dengan cara yang salah. Pengemudi perlu lebih berhati-hati sebelum mengaktifkan wiper ketika permukaan kaca dipenuhi abu.

Disisi lain wiper mobil yang mulai rusak sering kali tidak langsung disadari pengemudi. Padahal, komponen ini memiliki peran penting dalam menjaga kaca depan tetap bersih dan membantu pengemudi melihat kondisi jalan ketika hujan.

Masalahnya, penurunan performa wiper biasanya berlangsung secara bertahap. Wiper masih bergerak seperti biasa, tetapi kualitas sapuannya mulai menurun.

Kondisi tersebut semakin perlu diperhatikan ketika mobil digunakan di wilayah yang terdampak hujan abu vulkanik akibat erupsi gunung berapi.

Abu vulkanik memiliki partikel yang dapat bersifat abrasif. Ketika abu menempel di kaca depan kemudian wiper langsung diaktifkan, partikel tersebut dapat bergesekan dengan permukaan kaca.

Akibatnya, kaca mobil berisiko mengalami baret halus, sementara karet wiper juga dapat lebih cepat aus atau rusak. Karena itu, ketika kaca mobil dipenuhi abu vulkanik, pengemudi sebaiknya tidak langsung menyalakan wiper. 

Bersihkan atau bilas terlebih dahulu abu yang menempel pada kaca menggunakan air hingga permukaannya cukup bersih. Langkah ini penting karena fungsi utama wiper adalah menyapu air, bukan membersihkan tumpukan debu atau abu kering dari permukaan kaca.

Wiper Rusak Bisa Ganggu Visibilitas

Selain hujan abu vulkanik, kondisi wiper yang sudah menurun juga dapat menjadi masalah ketika hujan biasa. Pengamat otomotif Institut Teknologi Bandung (ITB), Yannes Martinus Pasaribu, mengatakan visibilitas merupakan bagian penting dalam proses pengambilan keputusan pengemudi.

“Pengemudi mengambil keputusan berdasarkan apa yang mereka lihat. Karena itu, visibilitas yang baik menjadi bagian penting dalam membantu pengemudi membaca situasi dan mengambil keputusan lebih awal,” ujar Yannes.

Menurutnya, hujan berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan lebih dari 31 persen. Risiko tersebut dapat semakin besar ketika kondisi kaca depan dan wiper tidak mendukung pandangan pengemudi.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore