
Iluistrasi deretan mobil BMW. (Carscoops)
JawaPos.com - Laba operasional BMW secara global merosot hampir 40 persen pada paro pertama (H1) tahun ini, demikian disampaikan produsen mobil premium asal Jerman itu pada Kamis (30/7).
Pengumuman itu disampaikan sehari setelah BMW mengungkapkan rencana untuk memangkas 8.000 pekerja di seluruh dunia sebagai bagian dari upaya memperketat efisiensi biaya di tengah tekanan yang meningkat akibat tarif, regulasi yang semakin ketat dan persaingan yang kian sengit.
Laba operasional BMW turun 37,4 persen secara tahunan (year on year/yoy) menjadi 3,64 miliar Euro (1 euro=Rp20.616) pada enam bulan pertama 2026. Sementara itu, laba bersih menyusut 28,5 persen menjadi 2,87 miliar Euro. Pengiriman kendaraan juga turun 4,2 persen menjadi 1,16 juta unit.
Pihak perusahaan otomotif asal Jerman itu memperkirakan total pengiriman kendaraan sepanjang tahun ini akan sedikit lebih rendah dibandingkan tahun lalu.
CEO BMW Milan Nedeljkovic mengatakan, tarif yang lebih tinggi, hambatan perdagangan, regulasi yang semakin ketat di Eropa, serta konflik yang terus berlanjut di Timur Tengah menjadi tantangan utama yang dihadapi selama setahun terakhir.
Tarif saja memangkas margin laba otomotif grup tersebut, atau margin laba sebelum bunga dan pajak (earnings before interest and taxes/EBIT), sebesar 1,25 poin persentase pada kuartal kedua. Margin itu turun menjadi 2,3 persen dari 5,4 persen tahun lalu.
Nedeljkovic mengatakan, BMW sedang mempercepat langkah efisiensi biaya dengan merampingkan organisasi dan meningkatkan efisiensi guna menjaga daya saing jangka panjang mereka. Dia menambahkan bahwa BMW telah mencapai kesepakatan dengan perwakilan pekerja mengenai rencana restrukturisasi tenaga kerja, termasuk pengurangan jumlah karyawan pada posisi nonproduksi di Jerman.
Raksasa otomotif itu akan memangkas sekitar 8.000 pekerjaan di seluruh dunia antara Oktober tahun ini hingga akhir 2027, dengan lebih dari separuh pengurangan diperkirakan terjadi di Jerman. Hingga akhir 2025, BMW mempekerjakan sekitar 154.500 orang di seluruh dunia, termasuk lebih dari 80.000 orang di Jerman saja. (*)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Palermo vs Mantova di Coppa Italia: Rosanero Siap Libas Tim Tamu di Renzo Barbera
Sidang Kasus Pemuda Dipukul Pengusaha Buah di Surabaya, Saksi Sebut Tak Melihat Kejadian Jelas
Prediksi Skor Lyon vs Auxerre di Liga Prancis: Les Gones Berpeluang Menang Telak di Groupama!
Prediksi Skor Laos U-20 vs Timnas Indonesia U-20: Garuda Muda Berpeluang Pesta Gol!
Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC: Singo Edan Diprediksi Menang di Kanjuruhan
Prediksi Skor Toulouse vs Lille di Liga Prancis: Les Dogues Berpeluang Sikat Tuan Rumah!
Prediksi Susunan Pemain Bali United vs PSS Sleman: Dominikus Dion Harap Super Elja Main Pede
Manajemen Buka Suara Usai Ikang Fawzi Dikabarkan Menikah Lagi
