Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 30 Juli 2026 | 23.26 WIB

Komdigi Ungkap Disinformasi Menyebar Lebih Cepat dari Kebenaran, Media Arus Utama Tetap Jadi Rujukan

Staf Ahli Bidang Komunikasi dan Media Massa Komdigi Molly Prabawaty. (Dery Ridwansah/JawaPos.com) - Image

Staf Ahli Bidang Komunikasi dan Media Massa Komdigi Molly Prabawaty. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

JawaPos.com - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengungkapkan penyebaran disinformasi lebih cepat dibanding berita yang benar di dunia digital. Hal itu menjadi tantangan tersendiri bagi dunia media jurnalistik masa kini.

"Bahkan, riset dari MIT menunjukkan bahwa berita bohong memiliki kemungkinan 70 persen lebih besar untuk dibagikan dibandingkan berita yang telah terverifikasi," ujar Staf Ahli Bidang Komunikasi dan Media Massa Komdigi Molly Prabawaty dalam acara JawaPos.com Digital Excellence Awards 2026 di Hotel Bidakara, Kamis (30/7).

Penyebaran disinformasi yang cepat ini, kata Molly, membuat banyak masyarakat skeptis dan tak lagi mempercayai informasi dari media yang beredar di media sosial.

Namun begitu, Molly menegaskan bahwa peran media kredibel yang selama ini sudah mapan secara keredaksian tetap menjadi rujukan bagi masyarakat untuk memastikan informasi yang belum dipastikan kebenarannya.

Ia menyebut bahwa tingkat kepercayaan terhadap media arus utama mencapai 71 persen.

"Bahkan, ketika menghadapi krisis, 69 persen masyarakat Indonesia tetap memilih media arus utama sebagai sumber informasi yang paling dipercaya. Data ini menunjukkan bahwa jurnalisme yang profesional, berimbang, dan bertanggung jawab masih menjadi benteng utama dalam menjaga kualitas demokrasi dan kepercayaan
publik," tutur Molly.

Oleh karena itu, dalam helatan acara ini, ia mengajak untuk semua pihak bersama menuju fase berikutnya dari transformasi digital Indonesia, yaitu menghadirkan tidak hanya mengejar kemajuan teknologi, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Memperkuat kepercayaan publik, meningkatkan kesejahteraan, serta mewujudkan Indonesia sebagai bangsa digital yang maju, aman, inklusif, dan berdaulat," pungkas Molly.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore