Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 15 Mei 2026 | 17.52 WIB

Honda Rugi Rp 47 Triliun Akibat Bisnis EV, Kini Taruh Harapan pada Mobil Hybrid

Presiden sekaligus CEO Honda Motor Co. Toshihiro Mibe menggelar konferensi pers di Tokyo pada 14 Mei 2026. (Kyodo) - Image

Presiden sekaligus CEO Honda Motor Co. Toshihiro Mibe menggelar konferensi pers di Tokyo pada 14 Mei 2026. (Kyodo)

 
JawaPos.com – Honda Motor Co. mencatat kerugian tahunan pertama sejak melantai di bursa. Pukulan besar dari bisnis mobil listrik memaksa produsen otomotif Jepang itu mengubah arah strategi.

Seperti dilansir Kyodo, Jumat (15/5), Honda membukukan rugi bersih 423,94 miliar yen (sekitar Rp 47,1 triliun) untuk tahun fiskal yang berakhir Maret 2026. Setahun sebelumnya, Honda masih mencetak laba bersih 835,84 miliar yen (sekitar Rp 92,8 triliun).

Kerugian ini menjadi yang pertama sejak perusahaan tercatat di bursa pada 1957. Kondisinya menunjukkan betapa mahalnya koreksi strategi elektrifikasi yang dijalankan Honda.

Laba operasional juga berubah drastis menjadi rugi 414,35 miliar yen (sekitar Rp 46 triliun). Padahal tahun sebelumnya Honda masih mencetak laba operasional 1,21 triliun yen (sekitar Rp 134,3 triliun).

Meski demikian, penjualan justru naik tipis 0,5 persen menjadi 21,80 triliun yen (sekitar Rp 2.419,8 triliun). Namun kenaikan omzet gagal menutup tekanan dari restrukturisasi.

CEO Honda Toshihiro Mibe mengakui situasi ini sangat serius. Ia menegaskan prioritas perusahaan sekarang adalah menghentikan “pendarahan” secepat mungkin.

Biang utama kerugian berasal dari restrukturisasi bisnis EV. Honda membukukan beban 1,58 triliun yen (sekitar Rp 175,4 triliun), lebih besar dari estimasi sebelumnya.

Perusahaan bahkan memperkirakan rugi tambahan 500 miliar yen (sekitar Rp 55,5 triliun) dari bisnis EV tahun ini. Ini menandakan tekanan belum berakhir.

Sebagai respons, Honda menghentikan pengembangan tiga model EV untuk Amerika Utara. Rencana pembangunan pabrik EV dan baterai di Kanada juga dibekukan.

Honda kini mengalihkan fokus ke mobil hybrid. Perusahaan menargetkan peluncuran 15 model hybrid baru secara global hingga 2030.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore