Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 13 Mei 2026 | 21.14 WIB

Honda-Toyota Makin Terdesak di China, Mobil Jepang Kalah Cepat dari Serbuan EV Lokal

ILUSTRASI. Mobil listrik. (Istimewa) - Image

ILUSTRASI. Mobil listrik. (Istimewa)

JawaPos.com - Produsen otomotif Jepang mulai menghadapi tekanan besar di pasar otomotif China seiring agresivitas merek kendaraan listrik (EV) lokal yang terus mendominasi penjualan.

Honda dan Toyota kini sama-sama mencatat penurunan penjualan pada awal 2026, disertai restrukturisasi produksi hingga pengurangan lini model di pasar terbesar dunia tersebut.

Seperti dilansir dari Car News China, Honda menjadi salah satu merek Jepang yang mengalami tekanan paling besar. Pada April 2026, Honda hanya mampu menjual 22.595 kendaraan di China atau merosot 48,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Secara kumulatif, penjualan Januari–April 2026 tercatat 145.065 unit, turun 28 persen secara tahunan, menurut laporan Sina Finance.

Di Tiongkok, Honda beroperasi melalui dua perusahaan patungan, yakni GAC Honda dan Dongfeng Honda, yang masing-masing mengelola produksi, distribusi, dan jaringan dealer kendaraan Honda.

Penurunan permintaan membuat Honda mulai merampingkan lini produknya di Tiongkok. Sejumlah model seperti Honda ZR-V, Fit, LIFE, Accord e:PHEV hingga e:NS1 dilaporkan mulai memasuki fase penghentian produksi bertahap atau hanya dijual dari stok yang tersisa di dealer.

SUV kompak Honda ZR-V misalnya, kini mulai menghilang dari sistem pemesanan dealer aktif. Unit yang masih tersedia bahkan dijual dengan diskon besar hingga sekitar 84.800 CNY (11.700 USD), jauh di bawah harga peluncurannya yang mencapai sekitar 210.000 CNY (29.000 USD).

Model hatchback Honda Fit yang sudah diproduksi di Tiongkok sejak 2003 juga disebut memasuki fase penutupan pesanan.

 Sementara Honda LIFE dan SUV listrik e:NS1 dilaporkan mulai mengalami pengurangan fokus produksi akibat lemahnya permintaan pasar.

Restrukturisasi Honda juga mulai menyentuh sektor manufaktur. Pabrik Huangpu milik GAC Honda di Guangzhou dijadwalkan berhenti beroperasi pada Juni 2026, sedangkan pabrik Dongfeng Honda di Wuhan direncanakan ditutup pada 2027.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore