
Perkebunan karet. (Istimewa)
JawaPos.com–Industri karet nasional menghadapi tantangan baru di tengah menurunnya luas perkebunan karet rakyat dan meningkatnya kebutuhan bahan baku berkualitas bagi industri manufaktur, termasuk sektor ban. Kondisi ini dinilai berdampak pada kualitas serta konsistensi pasokan karet alam di Indonesia.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat produksi karet nasional pada 2023 mencapai sekitar 2,65 juta ton. Namun, luas lahan perkebunan karet terus menyusut dengan rata-rata penurunan sekitar 5,7 persen per tahun. Situasi tersebut memengaruhi produktivitas petani sekaligus rantai pasok industri karet dalam negeri.
Di sisi lain, penggunaan bahan penggumpal lateks yang tidak sesuai standar masih menjadi persoalan di sejumlah daerah sentra karet. Selain berisiko menurunkan kualitas bahan baku, penggunaan bahan tertentu juga dinilai dapat berdampak pada kesehatan dan lingkungan.
Baca Juga:Lepas Resmikan Showroom Baru di Pluit, Hadirkan Pengalaman Mobilitas Premium untuk Konsumen Urban
Kondisi itu mendorong sejumlah pelaku industri mulai memperkuat edukasi pengolahan karet di tingkat petani. Salah satunya dilakukan PT Hankook Tire Indonesia melalui program pelatihan pengolahan lateks dan bantuan sarana produksi bagi petani karet di Desa Marga Mulia, Sumatera Selatan.
Dalam program tersebut, perusahaan menyalurkan 2.500 kilogram asam format (formic acid), 1.000 kilogram pupuk NPK, serta 200 pisau sadap kepada petani setempat. Sebanyak 200 petani juga mendapatkan pelatihan teknis terkait penggunaan bahan penggumpal lateks yang dinilai lebih aman dan sesuai standar industri.
Presiden Direktur PT Hankook Tire Indonesia Jung Jinkyun mengatakan, penggunaan bahan penggumpal yang tepat menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas karet alam.
”Sebagian petani masih menggunakan bahan penggumpal yang berisiko bagi kesehatan dan lingkungan. Penggunaan asam format dinilai lebih aman dan membantu menjaga kualitas karet,” ujar Jung melalui keterangannya.
Asam format sendiri umum digunakan dalam proses koagulasi lateks karena mampu membantu pembekuan karet secara lebih stabil. Sehingga menghasilkan kualitas bahan baku yang lebih konsisten.
Selain pelatihan penggunaan asam format, petani juga diberikan edukasi mengenai penggunaan pupuk sesuai takaran untuk mengurangi risiko pencemaran lingkungan sekaligus menekan biaya produksi.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
