
Yamaha MX King 150 tampil dengan balutan warna dan strip baru.
JawaPos.com - Yamaha MX King ternyata masih memiliki banyak peminat di Bengkulu, meski tren pasar sepeda motor saat ini didominasi oleh skutik atau motor matik. Tingginya permintaan bahkan membuat konsumen harus rela antre atau inden untuk mendapatkan unit Yamaha MX King.
Area Manager Dealer Bengkulu PT Thamrin Brothers, Rudy Yos Samuel, mengatakan minat masyarakat terhadap motor bebek sporty tersebut masih cukup tinggi.
“Untuk MX King bahkan sampai inden karena permintaannya masih banyak,” ujarnya.
Menurut Rudy, walaupun tidak sebesar motor matik, Yamaha MX King disebut masih menyumbang sekitar 10 persen dari total pasar sepeda motor di Bengkulu.
"Motor ini masih diminati karena menawarkan karakter berkendara yang berbeda dibanding motor matik, terutama dari sisi performa dan sensasi berkendara manual," tambah Rudy.
Yamaha MX King dikenal memiliki mesin bertenaga, transmisi manual, handling lincah serta desain sporty. Karakter tersebut membuat motor bebek ini masih digemari oleh pengendara yang menyukai kontrol penuh saat berkendara.
Di sisi lain, Rudy mengakui pasar roda dua saat ini memang sudah bergeser ke motor matik. Faktor kemudahan penggunaan, fitur modern, hingga kenyamanan berkendara membuat skutik lebih diminati masyarakat untuk aktivitas harian.
Namun demikian, motor bebek disebut masih memiliki komunitas dan pengguna loyal, terutama di daerah yang memiliki kondisi jalan beragam.
Motor Bebek Dinilai Lebih Tangguh
Selain irit bahan bakar, motor bebek juga dianggap lebih tangguh untuk digunakan di berbagai medan jalan. Hal ini menjadi salah satu alasan mengapa Yamaha MX King masih bertahan di pasar Bengkulu.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
