
Menteri Komdigi RI Meutya Hafid. (Istimewa)
JawaPos.com - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menekankan bahwa pembangunan konektivitas digital tidak cukup hanya berhenti pada penyediaan jaringan, tetapi harus diiringi dengan pemanfaatan yang nyata dalam layanan publik, khususnya di sektor pendidikan dan kesehatan seperti sekolah serta puskesmas.
Hal tersebut disampaikannya dalam acara Apresiasi Konektivitas Digital 2026 yang digelar di Jakarta Pusat.
Meutya menjelaskan, keberhasilan pembangunan jaringan digital seharusnya tidak hanya dilihat dari ketersediaan akses, melainkan dari seberapa besar dampaknya dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan dan kesehatan.
“Saya terharu banyak masyarakat dari elemen sekolah, puskesmas, TNI, dan industri bekerja sama memudahkan langkah pemerintah memastikan konektivitas berjalan dengan baik,” ujar Meutya di Jakarta dikutip Minggu (19/4).
Ia menambahkan, ukuran keberhasilan konektivitas juga tercermin dari manfaat yang dirasakan langsung dalam kehidupan sehari-hari.
Misalnya, siswa dapat mengakses materi pembelajaran yang lebih luas, sementara tenaga kesehatan mampu memberikan layanan yang lebih cepat dan akurat.
"Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri, butuh dukungan dari banyak pihak," tuturnya.
Lebih lanjut, Meutya menegaskan bahwa konektivitas digital harus terintegrasi dalam layanan publik, bukan sekadar pembangunan infrastruktur semata.
“Mudah-mudahan kerja sama antara pemerintah, industri, dan masyarakat bisa terus berjalan untuk mengawal konektivitas kita semakin baik,” tegasnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
