
Hyundai Palisade terkena recall global setelah insiden tragis kursi otomatis yang menewaskan bocah. HMID meminta konsumen di Indonesia tidak perlu merasa khawatir. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
JawaPos.com-Tragedi memilukan terjadi akibat kegagalan fitur keselamatan pada SUV premium Hyundai Palisade. Seorang anak berusia dua tahun dilaporkan meninggal dunia setelah terjepit kursi lipat otomatis di baris kedua atau ketiga kendaraan.
Insiden tersebut langsung memicu penarikan kembali (recall) secara global. Permasalahan bersumber dari sistem anti-pinch, yakni fitur yang dirancang untuk menghentikan pergerakan kursi saat mendeteksi adanya objek. Namun dalam kondisi tertentu, sistem ini dilaporkan gagal bekerja sehingga kursi tetap menutup.
Mengacu laporan The Korean Car Blog, Hyundai telah menghentikan sementara penjualan varian tertentu di Amerika Serikat, Kanada, dan Korea Selatan sejak 14 Maret 2026. Kendaraan yang terdampak merupakan produksi hingga 11 Maret 2026, dengan jumlah mencapai puluhan ribu unit di masing-masing kawasan.
Merespons hal tersebut, Chief Operating Officer PT Hyundai Motors Indonesia (HMID), Fransiscus Soerjopranoto, menegaskan pihaknya masih menunggu arahan teknis dari prinsipal global.
“Kami masih terus berkoordinasi dengan Hyundai Motor Company untuk memastikan langkah penanganan yang tepat di Indonesia. Karena kasus ini terjadi secara global dan bukan spesifik di satu negara saja,” ujar Fransiscus saat ditemui di Hyundai N Brand Experience Center, SCBD, Jakarta Selatan.
Ia juga memastikan konsumen Palisade di Tanah Air tidak perlu khawatir berlebihan. Pasalnya, solusi yang disiapkan tidak mengharuskan kendaraan masuk bengkel.
“Perbaikannya nantinya dilakukan melalui pembaruan sistem secara OTA (over the air), jadi pelanggan tidak perlu datang ke bengkel. Sistem kendaraan akan diperbarui secara otomatis untuk mengatasi potensi masalah tersebut,” jelasnya.
Sejauh ini, pihak HMID mengaku belum menerima laporan kejadian serupa dari pengguna di Indonesia. Meski demikian, langkah pencegahan tetap disampaikan kepada konsumen.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
