Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 18 April 2026 | 05.00 WIB

Tragedi Bocah Tewas Terjepit Kursi Palisade, Ini Respons Hyundai Indonesia

Hyundai Palisade terkena recall global setelah insiden tragis kursi otomatis yang menewaskan bocah. HMID meminta konsumen di Indonesia tidak perlu merasa khawatir. (Dery Ridwansah/JawaPos.com) - Image

Hyundai Palisade terkena recall global setelah insiden tragis kursi otomatis yang menewaskan bocah. HMID meminta konsumen di Indonesia tidak perlu merasa khawatir. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

JawaPos.com-Tragedi memilukan terjadi akibat kegagalan fitur keselamatan pada SUV premium Hyundai Palisade. Seorang anak berusia dua tahun dilaporkan meninggal dunia setelah terjepit kursi lipat otomatis di baris kedua atau ketiga kendaraan.

Insiden tersebut langsung memicu penarikan kembali (recall) secara global. Permasalahan bersumber dari sistem anti-pinch, yakni fitur yang dirancang untuk menghentikan pergerakan kursi saat mendeteksi adanya objek. Namun dalam kondisi tertentu, sistem ini dilaporkan gagal bekerja sehingga kursi tetap menutup.

Mengacu laporan The Korean Car Blog, Hyundai telah menghentikan sementara penjualan varian tertentu di Amerika Serikat, Kanada, dan Korea Selatan sejak 14 Maret 2026. Kendaraan yang terdampak merupakan produksi hingga 11 Maret 2026, dengan jumlah mencapai puluhan ribu unit di masing-masing kawasan.

Merespons hal tersebut, Chief Operating Officer PT Hyundai Motors Indonesia (HMID), Fransiscus Soerjopranoto, menegaskan pihaknya masih menunggu arahan teknis dari prinsipal global.

“Kami masih terus berkoordinasi dengan Hyundai Motor Company untuk memastikan langkah penanganan yang tepat di Indonesia. Karena kasus ini terjadi secara global dan bukan spesifik di satu negara saja,” ujar Fransiscus saat ditemui di Hyundai N Brand Experience Center, SCBD,  Jakarta Selatan.

Ia juga memastikan konsumen Palisade di Tanah Air tidak perlu khawatir berlebihan. Pasalnya, solusi yang disiapkan tidak mengharuskan kendaraan masuk bengkel.

“Perbaikannya nantinya dilakukan melalui pembaruan sistem secara OTA (over the air), jadi pelanggan tidak perlu datang ke bengkel. Sistem kendaraan akan diperbarui secara otomatis untuk mengatasi potensi masalah tersebut,” jelasnya.

Sejauh ini, pihak HMID mengaku belum menerima laporan kejadian serupa dari pengguna di Indonesia. Meski demikian, langkah pencegahan tetap disampaikan kepada konsumen.

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore