
Direktur Pengembangan Ekosistem Digital Kemkomdigi Sonny Hendra Sudaryana menyampaikan keterangan dalam jumpa pers di Jakarta Selatan pada Jumat (17/4/2026). (ANTARA/Farhan Arda Nugraha)
JawaPos.com - Industri game global dihebohkan setelah dugaan kebocoran data yang melibatkan Indonesia Game Rating System (IGRS) berbuntut panjang. Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) resmi menghentikan sementara penerapan sistem rating tersebut sambil menunggu hasil investigasi dan evaluasi menyeluruh.
Keputusan ini diambil di tengah sorotan internasional terhadap IGRS yang diduga membocorkan data sensitif, termasuk cuplikan gameplay game AAA seperti 007 First Light. Sebelumnya, kritik keras juga datang dari Nic McConnell dari Riot Games yang menilai sistem tersebut masih memiliki banyak celah.
Direktur Pengembangan Ekosistem Digital Komdigi, Sonny Hendra Sudaryana, menegaskan bahwa penghentian ini bersifat sementara hingga proses investigasi rampung.
"Sambil menunggu semua proses investigasi dan evaluasi selesai, kami memutuskan untuk menunda sementara proses rating IGRS secara keseluruhan. Saya tegaskan sekali lagi, penundaan ini sifatnya hanya sementara," ujarnya di Jakarta, Jumat (17/4).
Langkah ini disebut penting untuk memastikan sistem klasifikasi game berbasis usia tersebut bisa kembali diterapkan secara kredibel dan dipercaya oleh masyarakat maupun pelaku industri.
Komdigi juga membentuk tim khusus untuk menyelidiki persoalan ini secara menyeluruh, mulai dari sistem, proses, hingga tata kelola IGRS.
Dalam investigasi tersebut, pemerintah turut melibatkan berbagai pihak seperti Badan Siber dan Sandi Negara, Kementerian Ekonomi Kreatif, serta asosiasi dan pelaku industri game.
"Selama proses ini berjalan, kami menerima banyak masukan dari teman-teman asosiasi dan industri. Setiap hari kami berdiskusi dan melakukan identifikasi terhadap hal ini," kata Sonny.
Ia menambahkan, progres investigasi akan disampaikan secara berkala kepada publik meski belum ada kepastian kapan evaluasi rampung.
Di tengah polemik ini, Komdigi memastikan tidak akan ada pembatasan akses terhadap game yang beredar di Indonesia selama penundaan IGRS.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
