Pemerintah Provinsi Maluku menargetkan peningkatan efisiensi administrasi, akurasi data, serta transparansi dan akuntabilitas birokrasi. (istimewa)
JawaPos.com - Penguatan sistem kehadiran Aparatur Sipil Negara (ASN) berbasis digital terus menjadi bagian dari upaya pembenahan tata kelola birokrasi. Melalui pemanfaatan teknologi terintegrasi, pengelolaan absensi diarahkan untuk menghadirkan data yang lebih akurat, transparan, dan dapat digunakan sebagai dasar pengambilan kebijakan kepegawaian secara berkelanjutan.
Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Maluku, sebagai instansi pengelola sumber daya aparatur, menyatakan komitmennya untuk terus selaras dengan perkembangan teknologi informasi. “Penerapan teknologi bukan hanya sebatas modernisasi sistem, melainkan upaya membangun tata kelola kepegawaian yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan.” tegas Kepala BKD Provinsi Maluku, Jasmono dalam keterangannya, dikutip Senin (2/3).
Sejalan dengan itu, implementasi sistem absensi terintegrasi yang dirancang untuk merekam dan memantau kehadiran ASN secara realtime dengan tingkat akurasi data yang tinggi. Sistem ini disebut telah terintegrasi dengan seluruh unit kerja di lingkungan Pemerintah Provinsi Maluku dan akan dikembangkan secara bertahap untuk terhubung dengan Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian, guna meningkatkan kualitas layanan kepegawaian secara menyeluruh dan berkelanjutan.
Penguatan sistem ini juga dikaitkan dengan misi reformasi birokrasi Pemerintah Provinsi Maluku untuk mewujudkan birokrasi yang dinamis, jujur, dan melayani. Melalui sistem absensi online terintegrasi, pimpinan unit kerja dapat mengakses informasi kehadiran pegawai secara cepat dan terukur, sehingga keputusan manajerial dapat lebih berbasis data.
Dalam penerapan PEMDI (Pemerintahan Digital), Pemprov Maluku memanfaatkan Ekosistem Absensi dari InterActive yang mengintegrasikan data kehadiran dari hardware absensi dan aplikasi absensi online InAct dalam satu dashboard terpadu. Dengan integrasi tersebut, proses rekapitulasi data tidak perlu dilakukan berulang karena informasi kehadiran tersaji otomatis dan realtime, serta dapat digunakan sebagai dasar pengelolaan kinerja dan evaluasi pegawai.
“Kami mendukung langkah Pemerintah Provinsi Maluku dalam memperkuat sistem absensi terintegrasi sebagai bagian dari upaya membangun tata kelola kepegawaian yang lebih transparan, akurat, dan berbasis data melalui pemanfaatan ekosistem digital yang saling terhubung,” ujar CEO dan Founder InterActive Group,Alex Surya Rahardjo.
Melalui penguatan absensi terintegrasi ini, Pemerintah Provinsi Maluku menargetkan peningkatan efisiensi administrasi, akurasi data, serta transparansi dan akuntabilitas birokrasi, sejalan dengan visi pemerintahan modern berbasis elektronik.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022