
Peramban Comet. (Dok. Persplexity)
JawaPos.com - Pasar peramban web berbasis Kecerdasan Buatan (AI) makin memanas! Perplexity AI pada Kamis (2/10) kemarin mengumumkan langkah mengejutkan dengan menggratiskan akses ke peramban web andalannya, Comet, bagi pengguna di seluruh dunia.
Keputusan ini diambil setelah Comet, yang awalnya diluncurkan pada Juli 2024 untuk pelanggan premium Perplexity Max seharga USD 200 per bulan, mencatatkan daftar tunggu hingga mencapai "jutaan" orang.
Peramban Comet tidak hanya berfungsi sebagai browser biasa, tetapi dirancang sebagai asisten pribadi bertenaga AI yang sangat terintegrasi. Menurut Perplexity, Comet mampu melakukan beragam tugas, mulai dari menelusuri web, mengatur tab, menyusun email, hingga membantu proses belanja online.
Seperti dilansir dari CNBC International, keputusan strategis Perplexity untuk menggratiskan Comet dilihat sebagai upaya agresif untuk menarik pengguna sebanyak-banyaknya. Langkah ini diambil di tengah persaingan sengit dengan raksasa teknologi lain yang juga memiliki penawaran browser AI.
Beberapa pesaing besar yang telah lebih dulu hadir antara lain Google, yang meluncurkan Gemini di peramban Chrome pada September dan Anthropic, yang mengumumkan agen AI berbasis browser pada Agustus.
Ada pula OpenAI, yang merilis agen AI bernama Operator pada Januari dan menggunakan peramban untuk menyelesaikan tugas.
Persaingan ini bahkan sempat memicu tindakan berani dari Perplexity yang pada Agustus lalu mengajukan tawaran tak terduga senilai USD 34,5 miliar untuk mengakuisisi peramban Chrome milik Google.
Perplexity sendiri dikenal luas berkat mesin pencari bertenaga AI yang memberikan jawaban ringkas dan menyertakan tautan ke sumber asli. Setelah sempat dituduh menjiplak konten media, perusahaan ini merespons dengan meluncurkan model bagi hasil dengan penerbit tahun lalu.
Sebagai bagian dari strategi monetisasi dan kualitas konten, Perplexity juga memperkenalkan Comet Plus pada Agustus, sebuah layanan berlangganan yang memberi pengguna akses ke konten dari penerbit dan jurnalis terpercaya.
Beberapa waktu yang lalu, Perplexity mengumumkan mitra penerbitan perdananya, termasuk nama besar seperti CNN, Condé Nast, The Washington Post, Los Angeles Times, Fortune, Le Monde, dan Le Figaro.
Perplexity juga memberikan petunjuk tentang pengembangan fitur baru yang sedang berjalan.
Perusahaan saat ini sedang menyiapkan versi seluler Comet dan fitur canggih yang disebut Asisten Latar Belakang (Background Assistant), yang memungkinkan Comet mengerjakan beberapa tugas secara simultan dan asinkron.

Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Prediksi Skor Meksiko vs Inggris di Piala Dunia 2026: Kelemahan 3 Singa di Estadio Azteca
Prediksi Skor Brasil vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Statistik Vikings Siap Hancurkan Samba
Prediksi Skor Brasil vs Norwegia: Bursa Taruhan Dunia Jagokan Selecao, Opta Beri Peluang Menang 53,6 Persen
Prediksi Skor Meksiko vs Inggris di Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi The Three Lions Demi Lolos Perempat Final!
Prediksi Skor Prancis vs Paraguay: Bursa Taruhan Jagokan Les Bleus, Opta Catat Peluang Menang 79,7 Persen!
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Kanada vs Maroko: Bursa Dunia Sepakat Pilih Atlas Lions, Opta Beri Peluang Menang 51,8 Persen
Prediksi Skor Inggris vs Meksiko: Bursa Taruhan Dunia Tetap Jagokan Three Lions, Rekor Angker Azteca Jadi Ancaman
