Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 8 Oktober 2020 | 00.37 WIB

Tangkal Informasi Palsu, Twitter Jajal Metode Baru

Ilustrasi: Platform media sosial Twitter. (TechCrunch). - Image

Ilustrasi: Platform media sosial Twitter. (TechCrunch).

JawaPos.com - Sejauh ini, media sosial seperti Twitter dan Facebook bekerja sama dengan situs untuk menelusuri berita palsu. Tapi dikabarkan, Twitter sedang menguji fitur baru untuk platformnya yang disebut Birdwatch. Fitur ini terlihat mengandalkan crowdsourcing untuk membantu mengidentifikasi dan melaporkan kesalahan informasi.

Fitur baru yang sedang diuji terungkap dengan nama Birdwatch ditemukan oleh Matt Navarra. Birdwatch memungkinkan pengguna untuk menandai posting yang mungkin berisi informasi yang salah. Lalu pengguna kemudian dapat menambahkan catatan mereka sendiri ke dalamnya. Sehingga pengguna dapat menjelaskan lebih banyak informasi tentang tweet dan alasan mengapa itu palsu.

Ini akan membantu mengurangi beban Twitter dan bisa menjadi cara yang lebih efisien untuk mengidentifikasi postingan yang berisi berita palsu. Namun, pada saat ini tidak jelas bagaimana ini akan bekerja dan apakah semua pengguna akan dapat menambahkan catatan atau dengan kata lain menyunting informasi tersebut. Atau hanya beberapa orang terpilih yang dapat melakukannya.

Yang pertama ini memang bisa jadi lebih efisien, tetapi sepertinya itu juga bisa disalahgunakan. Bagaimanapun, ini adalah pendekatan yang menarik dan kami harus menunggu dan melihat cara kerjanya jika dan ketika diluncurkan ke publik.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=aCvbwI3399Q&ab_channel=JawaPos

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore