Ilustrasi: motor. (Pixabay)
JawaPos.com - Setiap motor yang kamu gunakan memiliki komponen yang mengalami keausan lebih cepat, tergantung pada seberapa sering kamu mengendarainya dan kondisi jalan yang kamu lewati. Mengabaikan suku cadang yang cepat habis ini bukan hanya berbahaya bagi keselamatan kamu, tetapi juga berpotensi merusak mesin secara keseluruhan.
Untuk menjaga performa motor tetap optimal dan pengeluaran kamu terkontrol, penting sekali untuk mengetahui dan rutin memeriksa delapan sparepart vital ini.
Berikut adalah 8 komponen motor yang paling rentan aus, lengkap dengan tanda-tanda keausan yang harus kamu perhatikan seperti dirangkum dari laman Suzuki Indonesia!
1. Kampas Rem
Kampas rem adalah komponen kritis yang bekerja mengubah energi kinetik menjadi panas melalui gesekan untuk menghentikan motor kamu. Karena gesekan tinggi ini, kampas rem sangat cepat aus.
Tanda-tanda keausan meliputi jarak pengereman yang memanjang, rem terasa kurang responsif, dan timbul bunyi berdecit saat digunakan. Disarankan mengeceknya setiap 5.000-7.000 km atau minimal 6 bulan sekali.
2. Roller atau Rol V-Belt (Motor Matic)
Pada motor matic, roller membantu memindahkan tenaga dari mesin ke roda belakang melalui V-Belt. Roller yang aus dapat mengganggu akselerasi. Tanda keausan adalah motor terasa tersendat saat mulai jalan, muncul getaran atau suara berisik dari CVT, dan akselerasi menurun. Kamu sebaiknya memeriksa roller setiap 8.000–10.000 km dan menggantinya jika permukaannya penyok atau tidak rata.
3. Ban
Ban adalah satu-satunya kontak motor kamu dengan jalan, sehingga kondisinya sangat krusial untuk traksi dan keselamatan. Tanda-tanda aus meliputi alur ban yang menipis atau hilang, ban terasa licin saat menikung, atau munculnya benjolan/retakan. Kamu harus memeriksa tekanan dan ketebalan ban setiap 1-2 minggu dan mengganti jika ketebalan alur kurang dari 1-1,5 mm.
4. Rantai
Rantai menyalurkan tenaga dari mesin ke roda belakang motor manual. Rantai yang aus dapat menimbulkan suara berisik, slip, atau putus. Tanda keausan adalah rantai berderit, terlihat kendor atau bergelombang, dan gigi sproket tampak aus. Cek dan lumasi rantai setiap 500-1.000 km, dan segera ganti jika kekendorannya tidak dapat lagi disetel.
5. Kampas Kopling (Motor Manual)
Kampas kopling menghubungkan dan memutus tenaga mesin ke roda, dan sering aus karena gesekan tinggi saat perpindahan gigi. Tanda keausan meliputi perpindahan gigi yang terasa slip atau tersendat, tercium bau gosong dari area kopling, dan tarikan motor terasa berat. Periksa kampas kopling setiap 10.000-12.000 km, terutama jika kamu sering melewati lalu lintas padat.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
