Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 5 September 2025 | 21.19 WIB

3 Kebiasaan Sepele yang Menyebabkan Minyak Rem Motor Cepat Rusak

Ilustrasi penggantian kampas rem motor. (Motorcyclist) - Image

Ilustrasi penggantian kampas rem motor. (Motorcyclist)

JawaPos.com - ​Sistem pengereman adalah salah satu fitur keselamatan paling vital pada sepeda motor. Namun, seringkali kita mengabaikan perawatannya. 

Padahal, minyak rem punya peran krusial dan bisa cepat rusak karena beberapa kebiasaan sepele yang tidak kita sadari. Minyak rem yang kondisinya buruk bisa membuat performa pengereman menurun drastis, bahkan berpotensi menyebabkan rem blong.

​Untuk menjaga keamanan berkendara, penting sekali untuk mengenali faktor-faktor yang mempercepat kerusakan minyak rem. Dengan memahami penyebabnya, kita bisa menghindari kebiasaan yang salah dan memastikan sistem pengereman motor tetap bekerja optimal. 

Berikut adalah 3 penyebab utama mengapa minyak rem motor bisa cepat rusak seperti dirangkum dari laman Suzuki Indonesia!

​1. Gaya Berkendara yang Agresif

​Kebiasaan mengendarai motor dengan sering atau terlalu lama menekan tuas rem dapat membuat minyak rem cepat panas. Gesekan yang terus-menerus pada kampas rem akan menghasilkan panas yang merambat hingga ke kaliper dan minyak rem. Jika sering terpapar suhu tinggi, kualitas minyak rem akan menurun dan fungsinya pun terganggu.

​2. Penggunaan Minyak Rem yang Tidak Sesuai Standar

​Setiap motor memiliki spesifikasi minyak rem yang berbeda, seperti DOT 3, DOT 4, atau DOT 5.1. Menggunakan minyak rem yang tidak sesuai standar pabrikan sangat tidak dianjurkan. 

Selain bisa merusak komponen internal, penggunaan minyak rem yang salah bisa menyebabkan titik didihnya tidak sesuai, sehingga memicu rem blong saat panas. Selalu gunakan minyak rem sesuai spesifikasi yang direkomendasikan pabrikan untuk keamanan maksimal.

​3. Kondisi Master Rem yang Mulai Menurun

​Faktor lain yang sering diabaikan adalah kondisi master rem itu sendiri. Seiring waktu, seal master rem bisa mengalami keausan atau kerusakan. 

Saat seal rusak, kikisan atau serpihannya berpotensi bercampur dengan minyak rem, membuat minyak menjadi kotor dan rusak. Jika hal ini terjadi, solusinya bukan hanya mengganti minyak rem, melainkan juga harus mengganti seal master rem dan menguras seluruh sisa minyak yang terkontaminasi.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore