Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 18 April 2025 | 18.20 WIB

Komdigi Syaratkan Pendirian 8.000 BTS Baru hingga Tingkatkan Kecepatan Unduh 16 Persen ke XLSmart

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid di Kantor Komdigi, Jakarta Pusat, Kamis (17/4). (Nanda Prayoga/JawaPos.com) - Image

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid di Kantor Komdigi, Jakarta Pusat, Kamis (17/4). (Nanda Prayoga/JawaPos.com)

JawaPos.com - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memberikan sejumlah syarat pada entitas baru bernama PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk (XLSmart) yang merupakan hasil merger antara PT XL Axiata Tbk (EXCL), PT Smartfren Telecom Tbk (Fren), dan PT Smart Telecom (ST).

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, mengatakan, syarat tersebut diantaranya peningkatan kecepatan unduh hingga 16 persen pada 2029 dan penambahan 8 ribu BTS baru pada daerah-daerah tertentu.

“8 ribu BTS baru yang difokuskan pada daerah dengan layanan yang saat ini masih terbatas,” kata Meutya dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta Pusat, Kamis (17/4).

Tak hanya itu, terdapat syarat lain yang diberikan kepada XLSmart, yakni peningkatan akses layanan digital pada lebih dari 175.000 sekolah, 8.000 fasilitas layanan kesehatan dan 42.000 kantor pemerintahan di seluruh Indonesia.

Dia berharap, langkah ini mampu mencapai penyehatan industri seluler dan menjaga agar layanan menjadi lebih baik, efisien, inklusif, dan terjangkau.

Di sisi lain, Komdigi telah memberikan restu merger antara PT XL Axiata Tbk (EXCL), PT Smartfren Telecom Tbk (Fren), dan PT Smart Telecom (ST). Ketiga entitas ini akhirnya resmi menjadi PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk (XLSmart).

Adapun proses persetujuan ini telah berlangsung sekitar 6 bulan yang lalu. Teruntuk surat menyurat dan dokumentasi juga sudah dalam pengurusan sekitar 3 bulan yang lalu.

“Kami tadi juga sudah mengajak teman-teman untuk melihat verifikasi akhir terhadap persetujuan izin yang diberikan oleh Kemenkomdigi untuk penggabungan usaha yang selanjutnya akan beroperasi sebagai satu entitas baru bernama PT XL Smart Telecom Sejahtera TBK,” tukas Meutya.

Sebelumnya diberitakan, XL Axiata dan Smartfren resmi menggabungkan usaha atau merger menjadi entitas baru bernama XLSmart. Merger ini bernilai lebih dari Rp 104 triliun dan XLSmart akan menjadi perusahaan telekomunikasi dengan lebih dari 94,5 juta pelanggan.

Merger ini diumumkan setelah Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) yang diselenggarakan masing-masing entitas secara terpisah. Adapun tanggal efektif penggabungan perusahaan akan terjadi pada 16 April 2025.

Setelah merger, XLSmart diproyeksikan mendapat proforma Rp 45,8 triliun dengan pangsa pasar gabungan sebesar 25 persen. 

CEO XLSmart, Rajeev Sethi, mengatakan, bahwa pihaknya sangat antusias terhadap merger ini. Bahkan, langkah ini dipercaya akan menciptakan perusahaan telekomunikasi yang lebih kompetitif dan inovatif. 

“Dengan menggabungkan keunggulan XL Axiata dan Smartfren, kami berkomitmen meningkatkan pengalaman pelanggan, memperluas jaringan, dan membawa layanan digital yang lebih berkualitas bagi masyarakat,” kata Rajeev di Jakarta, Selasa (25/3).

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore