Ekskavator sendiri menjadi salah satu alat berat yang sangat dibutuhkan dalam berbagai proyek konstruksi dan pertambangan. Kemampuannya dalam menggali, memindahkan material, dan melakukan pekerjaan berat lainnya menjadikannya pilihan utama bagi banyak perusahaan, para juragan proyek.
Dengan teknologi yang semakin berkembang, ekskavator modern kini dirancang untuk memberikan efisiensi kerja yang lebih tinggi serta konsumsi bahan bakar yang lebih hemat.
Dalam industri konstruksi, penggunaan ekskavator tidak hanya berfokus pada kapasitas kerja, tetapi juga pada keandalan dan daya tahan mesin. Pekerjaan di lapangan sering kali membutuhkan alat berat yang mampu bekerja dalam kondisi ekstrem, seperti medan berbatu atau tanah berlumpur.
Oleh karena itu, produsen alat berat terus berinovasi untuk menghadirkan ekskavator dengan teknologi terbaru yang mampu beroperasi dengan lebih optimal di berbagai kondisi.
Selain itu, faktor keselamatan juga menjadi perhatian utama dalam pengembangan ekskavator modern. Operator ekskavator bekerja dalam lingkungan yang berisiko tinggi, sehingga fitur-fitur keamanan seperti kamera pandangan belakang, sistem penghentian darurat, serta kabin dengan desain ergonomis menjadi standar dalam pengembangan alat berat ini.
Dengan adanya fitur-fitur ini, risiko kecelakaan kerja dapat diminimalkan dan produktivitas proyek tetap terjaga. Dan di tengah tingginya permintaan akan ekskavator di Indonesia, PT Indotruck Utama, pemasok alat berat, menghadirkan Volvo EC210 Pandawa sebagai bagian dari lini produk mereka.
Ekskavator ini diperkenalkan dalam acara di Midaz Senayan Golf, yang dihadiri oleh Presiden Direktur Indotruck Utama, Bambang Prijono, dan Tomas Kuta, President Region Asia Volvo CE beberapa waktu lalu.
Dalam sambutannya, Bambang Prijono mengatakan bahwa ekskavator EC210 ini merupakan jajaran ekskavator terbaru perusahaan yang tidak hanya meningkatkan konsep desain modern dan ergonomis.
"Ini juga telah dibuat untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi bahan bakar, dan total biaya kepemilikan. Dengan diperkenalkannya model-model baru ini di Eropa, Volvo CE terus membawa pelanggan ke masa depan dengan fitur-fiturnya yang paling canggih secara teknologi," ujar Bambang Prijono.
Menurutnya, jenis alat berat ekskavator mempunyai pangsa pasar cukup tinggi. Terlebih, unit alat berat ini dihadirkan untuk kebutuhan pasar di Indonesia yang cukup tinggi.
"Kita seharusnya memperkuat diri dengan melakukan improvisasi, melakukan perubahan, yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan market di Indonesia," imbuhnya.
Hal senada juga diungkapkan oleh Tomas Kuta, yang menyoroti pentingnya pasar Indonesia bagi Volvo CE. Dikatakan bahwa pihaknya telah meningkatkan aktivitas dalam lima tahun terakhir untuk benar-benar mengadaptasi mesin lebih banyak untuk pelanggan Asia.
"Kami memahami dan telah melihat bahwa lima, sepuluh tahun yang lalu, Asia adalah masa depan, setidaknya dalam seratus, dua ratus tahun ke depan. Jadi sekarang kami telah meningkatkan pasokan dalam semua aktivitas kami di sini," katanya.
Ekskavator generasi baru tersebut juga dirancang dengan sistem hidraulik yang lebih optimal, ada 9 work mode + power max yang dapat disesuaikan, serta fitur keamanan tambahan. Kombinasi ini memungkinkan alat berat ini bekerja lebih efektif dan mendukung keselamatan operator selama pengoperasian.