
Pentingnya ganti oli transmisi matic saat mudik Lebaran.
JawaPos.com–Dalam menjaga performa kendaraan, pemilihan dan pemeliharaan oli memegang peran krusial. Namun, sering pemilik kendaraan bingung membedakan antara jenis pelumas. Padahal, memahami perbedaan oli sangat penting guna menjaga kendaraan tetap beroperasi dengan optimal dan menghindari kerusakan pada mesin.
Oli transmisi dan oli gardan memiliki peran berbeda dalam sistem kendaraan. Oli transmisi digunakan untuk melumasi gigi-gigi dalam sistem transmisi. Sedangkan oli gardan dirancang khusus untuk melumasi gigi-gigi dalam sistem gardan atau diferensial.
Meski keduanya bertujuan melumasi komponen-komponen kendaraan, perbedaan fungsi, cara kerja, dan spesifikasi oli membuat masing-masing memiliki karakteristik yang berbeda.
Mengutip dari laman Planetban, berikut 4 perbedaan antara oli transmisi dan oli gardan berdasar formula, kegunaan, dan cara kerja.
Ketika ada banyak komponen dalam sistem gear kendaraan yang saling bergesekan, oli transmisi melumasi komponen tersebut. Sehingga, kinerja kendaraan tetap prima.
Sementara oli gardan adalah jenis minyak pelumas yang digunakan dalam sistem gardan (differential). Oli gardan dirancang khusus untuk melumasi gigi-gigi gardan yang berputar dengan kecepatan tinggi dan menerima beban torsi yang besar.
Oli transmisi berfungsi untuk melumaskan komponen transmisi, seperti gigi pemindah, gear, dan poros transmisi agar kinerja komponen transmisi tetap stabil.
Sementara oli gardan berfungsi untuk melumas komponen gardan, seperti: driver pionin, ring gear, side gear, dan lain-lain agar tidak mudah aus.
Khusus pada kendaraan mobil, kebutuhan oli dari setiap tipe berbeda. Mobil umumnya membutuhkan sekitar 1-1,2 liter oli transmisi dan 2 liter oli gardan. Kemudian untuk motor sendiri berkisar antara 0,8 liter dan 1 liter.
Setiap jenis oli harus diganti tepat pada waktunya. Kedua jenis oli itu sama-sama harus diganti setiap sudah menempuh jarak 40.000 km. Namun, pada beberapa mobil matik, oli transmisi masih bisa diganti setiap menempuh 80.000 km.
Untuk motor, oli harus diganti pada 3.000 sampai 5.000 km. Jadi, ketika motor sudah mencapai interval itu, wajib mengganti oli. Jika tidak mengganti oli, mesin akan bermasalah.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
