
Ilustrasi: Tren sepeda motor listrik mulai menggeliat di Tanah Air. (RianAlfianto/JawaPos.com).
JawaPos.com - Saat ini tren dan perkembangan sepeda motor listrik di Indonesia mulai menunjukkan tren positif. Ini terjadi dalam beberapa tahun terakhir dengan geliat yang semakin kentara. Hal ini bisa dilihat dengan saat ini mulai banyak sepeda motor listrik mengaspal di jalan-jalan perkotaan di Tanah Air.
Kenaikan tingkat adopsi motor listrik sendiri diketahui didorong oleh beberapa faktor di antaranya kesadaran masyarakat terhadap isu-isu lingkungan dan kepedulian terhadap polusi udara, mendorong minat untuk mencari alternatif kendaraan ramah lingkungan, termasuk motor listrik yang memiliki emisi nol.
Faktor lain yang mendorong pertumbuhan adalah regulasi serta kebijakan pemerintah yang menunjukkan dukungan terhadap kepemilikan kendaraan ramah lingkungan, termasuk motor listrik, melalui berbagai kebijakan dan insentif. Pemerintah telah memberikan insentif fiskal seperti pembebasan atau pengurangan pajak untuk kendaraan listrik.
Hal tersebut mendorong tidak hanya adopsi kendaraan listrik atau Electric Vehicle (EV) oleh masyarakat saja, tapi juga para pabrikan yang mulai berlomba menghadirkan produk terbaik. Mulai dari segi spesifikasi, fitur, juga harga, persaingan di segmen tersebut mulai terlihat.
Menangkap peluang tersebut, perusahaan rekayasa teknik (engineering) sepeda motor listrik asal Spanyol mengumumkan kehadirannya secara resmi di pasar Indonesia. Seiring dengan pesatnya perkembangan pasar kendaraan listrik di Indonesia, Btwice berharap kehadirannya di Indonesia bisa membantu inovasi mobilitas perkotaan di Indonesia dengan fokus kuat pada solusi teknologi dan konsultasi kemitraan.
"Kehadiran kami di pasar Indonesia merupakan sebuah kesempatan yang sangat baik bagi kami untuk memberikan kontribusi yang berarti bagi perkembangan revolusi transportasi di Indonesia. Kami sangat antusias untuk menghadirkan solusi inovatif yang tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan para mitra kami yang terus berkembang, namun juga mewujudkan komitmen jangka panjang kami dalam mengembangkan bisnis di Indonesia," ungkap Alex Ballesta, CEO dan Co-Founder Btwice.
Sebagai perusahaan jasa desain dan rekayasa teknik yang berfokus pada sektor industri kendaraan listrik roda dua dan tiga, Btwice akan mengembangkan dan memproduksi komponen kedua jenis kendaraan listrik tersebut di Indonesia, sekaligus berekspansi membuka cabang dan peluang bisnis baru.
Sebagai pakar sepeda motor listrik, perusahaan engineering tersebut menawarkan keterampilan dan pendampingan langsung dari tim teknisi yang andal dan berpengalaman di Catalonia, Spanyol, membantu pelaku industri di Indonesia untuk membangun dan mengembangkan bisnis di tengah ekosistem mobilitas baru, sekaligus mengeksplorasi, dan memanfaatkan peluang besar di Indonesia dan di kancah global.
Masuknya Btwice ke pasar Indonesia juga diklaim menandakan sebuah peluang besar untuk berkolaborasi dengan mitra manufaktur, pemasok, dan distributor lokal. Sejak 2017, Btwice menyebut telah membangun koneksi yang kuat dengan pasar Indonesia dan berkolaborasi dengan sejumlah jenama lokal untuk mengembangkan beberapa proyek sepeda motor listrik.
Sebagai informasi juga, tingkat pertumbuhan sepeda motor listrik di Indonesia saat ini sebesar 0,2 persen dan memiliki potensi untuk tumbuh melampaui 10 persen dalam lima tahun ke depan – menunjukkan peluang pasar yang menjanjikan untuk industri kendaraan listrik.
Indonesia juga menyadari potensi kendaraan listrik (EV), seperti yang tercermin dari target Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk mengkonversi 50.000 sepeda motor menjadi motor listrik di tahun 2023 dan 150.000 sepeda motor di tahun 2024.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
