JawaPos.com - Samsung baru-baru ini meluncurkan pembaruan keamanan Juli 2023 untuk versi Galaxy Note 20 dan Galaxy Note 20 Ultra. Versi firmware N98xUSQS4HWF5 dirilis secara bertahap selama beberapa waktu ke depan.
Pembaruan ini terutama berfokus pada peningkatan keamanan perangkat dengan mengatasi lebih dari 90 kerentanan keamanan yang ditemukan di versi perangkat lunak sebelumnya. Update keamanan ini jelas kabar baik bagi pengguna Galaxy Note 20 Series yang sudah lama disuntik mati.
Patch keamanan Juli 2023 berisi total 90 perbaikan, dengan 52 di antaranya disediakan oleh Google. Kemudian ada juga total 38 sisa perbaikan sendiri (SVE) yang dikhususkan untuk beberapa aplikasi Samsung.
Dilansir via SamMobile, di antaranya, tiga kelemahan keamanan kritis dan 56 prioritas tinggi telah diatasi melalui rilis keamanan ini. Perbaikan yang tersisa dianggap berisiko sedang, khususnya, Samsung telah menyertakan tiga perbaikan dari patch Juni 2023, yang sekarang juga merupakan bagian dari pembaruan Juli yang dirilis oleh Google.
Celah keamanan yang diselesaikan oleh Samsung mencakup berbagai area, termasuk penginstalan paket manual melalui perintah ADB, kontrol akses sistem audio, pengidentifikasi chipset UWB, konfigurasi SMS broadcast, Layanan Tema Galaxy, kontrol akses Pengaturan, dan masalah penulisan di luar batas dalam pengujian internal fungsi.
Perbaikan ini diharapkan bisa mengurangi risiko potensi eksekusi kode yang tidak sah dan mendukung keamanan sistem secara keseluruhan. Jika Anda memiliki Galaxy Note 20 atau Galaxy Note 20 Ultra, Anda dapat memeriksa pembaruan baru secara manual dengan membuka Pengaturan > Pembaruan perangkat lunak dan memilih Unduh dan Instal.
Sebagai informasi, Seri Galaxy Note 20 awalnya diluncurkan dengan Android 10, perangkat menerima pembaruan berikutnya untuk Android 11, Android 12 pada akhir 2021 dan Android 13 pada akhir 2022.
Seperti sudah diberitakan sebelumnya juga, setelah beredar kabar cukup lama bahwa Samsung berencana menyuntik mati seri smartphone flagshipnya dari keluarga Galaxy Note. Hal tersebut akhirnya jadi kenyataan pada Maret 2022 lalu.
Melalui acara Mobile World Congress (MWC) 2022 di Barcelona, Spanyol awal Maret lalu, akhirnya Samsung secara resmi menyatakan bahwa riwayat Galaxy Note benar-benar selesai. Samsung resmi menghentikan flagship Galaxy Note dan fokus menjual Galaxy S22 Ultra yang memiliki stylus pen.
Saat itu, keputusan menyuntik mati Galaxy Note Series dikonfirmasi langsung oleh bos Samsung, Tae-Moon Roh, di MWC 2022.
"Galaxy Note akan datang sebagai (seri) Ultra," kata TM Roh seperti dikutip The Verge.