Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 11 Juli 2023 | 13.48 WIB

Trafik ChatGPT Turun 10% Sejak Pertama Kali Diluncurkan, Kok Bisa?

Ilustrasi: ChatGPT, aplikasi AI yang bisa menjawab banyak pertanyaan pengguna. (Campaign of The World).

JawaPos.com - ChatGPT menggemparkan dunia ketika diluncurkan pada November tahun lalu. Dengan mudahnya, aplikasi ini bisa menghasilkan beragam informasi yang dicari pengguna berdasarkan prompt secara instan. 
 
OpenAI, laboratorium penelitian Artificial Intelligence (AI) Amerika Serikat (AS) ini memperkenalkan sejumlah fitur baru untuk chatbot AI tersebut. Sejak dimulai oleh perusahaan teknologi rintisan yang diketahui didukung oleh Microsoft itu juga sukses mengganggu raksasa lainnya seperti Google, Apple, Alibaba dan banyak lagi.
 
 
Sekarang, untuk pertama kalinya sejak diluncurkan, tampaknya ChatGPT mulai  kehilangan hype-nya. Lalu lintas atau trafik ChatGPT pada versi seluler dan web dilaporkan turun secara global pada bulan Juni untuk pertama kalinya sejak November lalu. 
 
Ini juga menandai pertama kalinya chatbot AI tersebut mengalami penurunan lalu lintas bulanan situs web dan pengunjung unik. Firma analisis SimilarWeb menemukan bahwa lalu lintas global ke situs OpenAI untuk ChatGPT turun 9,7 persen pada bulan Juni. 
 
Sementara itu, tingkat pengunjung unik juga dilaporkan turun sebesar 5,7 persen. Selain itu, jumlah waktu yang dihabiskan pengunjung di situs web turun 8,5 persen. 
 
 
Seperti sudah disinggung di atas, OpenAI, perusahaan di belakang ChatGPT meluncurkan ChatGPT versi iOS pada bulan Mei dan telah diunduh 17 juta kali secara global. Namun, ada juga penurunan unduhan aplikasi. 
 
SimilarWeb melaporkan bahwa situs ChatGPT masih menarik lebih banyak pengunjung dari pada bing, mesin pencari Microsoft, dan Character.AI. Masih menurut SimilarWeb, AI chatbot dari OpenAI tersebut membanggakan 1,5 juta pengunjung bulanan dan merupakan salah satu dari 20 situs web teratas secara global. 
 
Selain itu, platform berbasis AI generatif lainnya seperti Google Bard juga memperhatikan penurunan dalam lalu lintas. Perusahaan analitik mengatakan bahwa minat pada ChatGPT tampaknya mulai memudar, namun kesimpulan seperti itu tidak mudah dibuat. 
 
 
Tidak ada indikasi yang jelas di balik penurunan lalu lintas dan keterlibatan pengguna ChatGPT. Namun, ini dikaitkan dengan liburan musim panas untuk sekolah dan mahasiswa, atau mungkin ada kasus di mana orang menghabiskan waktu singkat dengan chatbot AI dan kemudian keluar setidaknya untuk saat ini. 

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore