Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 5 Juli 2023 | 20.24 WIB

Twitter Kenalkan TweetDeck Versi Baru, Hanya untuk User Blue dan Tak Lagi Gratis

TweetDeck tidak lagi bisa digunakan gratisan. - Image

TweetDeck tidak lagi bisa digunakan gratisan.

JawaPos.com - Twitter diketahui tengah bergulat dengan serangkaian masalah akhir-akhir ini. Parahnya lagi, gejolak di Twitter ini turut berdampak kepada pengguna dan membuat banyak dari mereka marah, frustrasi, dan bahkan berusaha mencari alternatif.

Masalah dimulai ketika platform mulai memberlakukan batasan pada jumlah posting harian yang dapat dilihat pengguna, hal ini membuat banyak dari user setia mereka kesal. Yang terbaru adalah soal TweetDeck, yang sekarang tidak lagi bisa digunakan secara gratis.

Twitter kini telah meluncurkan versi TweetDeck yang disempurnakan. Namun seperti sudah disinggung di atas, versi yang diklaim telah ditingkatkan dan lebih sempurna ini tidak lagi bisa digunakan secara gratisan. Harus bayar dan eksklusif hanya untuk pengguna layanan Blue.

Pembaruan baru masih disebut sebagai "Pratinjau TweetDeck" di dalam aplikasi itu sendiri. Pengguna harus secara aktif memilih untuk menggunakan versi baru dengan mengakses menu di antarmuka TweetDeck asli.

Namun, begitu pengguna beralih, mereka akan mendapatkan kembali akses ke fungsi dasar TweetDeck, terutama fitur agregasi daftar yang sangat berharga. Twitter meyakinkan pengguna bahwa proses transisi harus relatif sederhana, dengan pencarian tersimpan, daftar, dan kolom yang bisa digunakan dengan mudah.

Selain itu, versi pratinjau yang diperbarui sekarang mendukung fitur yang sebelumnya tidak ada seperti Twitter Spaces dan polling. Sayangnya, fungsi Teams saat ini tidak tersedia.

Meskipun Twitter belum secara resmi mengumumkan penghentian TweetDeck versi lama, seorang karyawan Twitter mengisyaratkan bahwa perubahan tersebut bersifat permanen di utas diskusi. Akun tersebut menyatakan bahwa mereka sedang dalam proses "memigrasi semua orang ke versi pratinjau".

Seperti sudah disinggung di atas, menurut Dukungan Twitter, akses ke alat pengguna yang kuat akan segera dibatasi untuk pelanggan Twitter Blue saja. Mereka menekankan bahwa “dalam 30 hari, pengguna harus Diverifikasi untuk mengakses TweetDeck.”

Masih belum pasti apakah perubahan ini akan diterapkan untuk semua pengguna pada awal Agustus atau akan ada masa percobaan 30 hari sebelum pengguna diminta untuk berlangganan TweetDeck versi baru. Dan tentunya berbayar.

Saat Twitter melanjutkan upayanya untuk mengatasi masalah yang sedang berlangsung dan menyempurnakan TweetDeck, pengguna mungkin memerlukan waktu untuk beradaptasi dengan lanskap platform yang berkembang.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore