alexametrics

Ekspansi ke Luar Jawa Makin Dilirik

Oleh Johnny Darmawan*
27 Agustus 2019, 15:37:20 WIB

RENCANA pemindahan ibu kota harus dilihat dari dua sisi. Positifnya, gagasan pemerintah itu terkait dengan beban Jakarta, pemerataan ekonomi, dan pembangunan yang tidak hanya berpusat di Pulau Jawa.

Jika ditanya bagaimana respons pengusaha, saya dan Kadin mendukung langkah pemerintah. Keputusan itu diambil tidak dalam waktu yang singkat. Keputusan digodok dalam durasi tahunan. Kami mendukung bahwa keputusan itu dibuat untuk satu tujuan: kemajuan.

Apakah dengan pindahnya ibu kota akan membebani pengusaha? Misalnya, keharusan memindahkan berbagai fasilitas produksi ke lokasi baru. Kami belum berada pada kekhawatiran tersebut. Pertama, pelaku usaha, termasuk Kadin, belum membahas tentang detail dan teknis mengenai pemindahan ibu kota bersama pemerintah. Itu dimaklumi karena masih berupa gagasan awal.

Kedua, pemindahan ibu kota dari Jawa ke Kalimantan tidak kami terjemahkan bahwa seluruh aktivitas akan langsung pindah begitu saja ke kota baru. Ibu kota baru di Kalimantan akan menjadi rumah baru bagi aktivitas kenegaraan. Di sisi lain, Jakarta tak akan beralih fungsi sebagai pusat bisnis. Memindahkan seluruh aktivitas bisnis di Jakarta rasanya tidak mungkin.

Bukan hal yang asing letak pusat pemerintahan dan pusat bisnis terpisah. Kita bisa mengambil contoh beberapa negara maju yang memiliki konsep serupa. Misalnya, Washington DC di Amerika dan Canberra di Australia. Fasilitas produksi industri dan manufaktur di Pulau Jawa masih akan menjadi aset penting yang akan dipertahankan pelaku industri.

Kalaupun ada aktivitas penambahan fasilitas operasional, tidak menutup kemungkinan pelaku industri akan membuka kantor atau perwakilan di ibu kota baru. Mari tidak melihat hal itu sebagai beban cost, melainkan kabar baik bahwa ibu kota baru akan merangsang ekspansi berbagai sektor untuk melirik luar Jawa.

Apakah pusat produksi bisnis dan pusat pemerintahan yang berbeda lokasi dapat berjalan efisien? Saya melihat bahwa zaman sudah semakin modern dan cenderung mengarah pada digitalisasi. Termasuk soal perizinan dan sebagainya. Saya kira hal itu tak akan menjadi masalah. Pada intinya, kami mendukung sebagai sebuah langkah mewujudkan mimpi pemerataan ekonomi.

Namun, sisi negatifnya, pemindahan ibu kota membutuhkan anggaran yang sangat besar. Dengan luasnya lahan yang disiapkan, perlu pula disiapkan dukungan infrastruktur seperti jalan, gedung, hingga fasilitas lain. Merealisasikan masterplan ibu kota butuh banyak biaya.

*)  Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Perindustrian

Editor : Ilham Safutra

Reporter : agf/c17/fal



Close Ads