Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 6 Oktober 2025 | 18.32 WIB

Momentum Pesantren Berbenah

Salah satu ikhtiar ke depan adalah melakukan audit bangunan pesantren sebagai pengejawantahan atas prinsip darul mafasid muqadamun ala jalbil mashalih (meminimalkan korban di tempat lain). Peme‌rin‌tah daerah, organisasi ma‌syarakat, hingga Kementerian Agama harus berkolaborasi untuk melakukan pendataan dan pemeriksaan kondisi fisik pesantren. Bangunan yang tidak memenuhi standar harus segera diperbaiki, diperkuat, atau bahkan diganti. Biaya yang muncul jangan dianggap sebagai beban, melainkan investasi keselamatan. 

Tragedi Al-Khoziny telah mengajarkan bahwa kita tidak bisa terus mengabaikan aspek keselamatan. Jangan sampai tragedi itu hanya jadi berita sesaat, lalu hilang dari ingatan. Jangan sampai korban yang jatuh hanya diperingati dengan doa tanpa melahirkan perubahan nyata. 

Pesantren adalah mercusuar pendidikan Nusantara. Namun, mercusuar itu hanya bisa berdiri kokoh apabila fondasinya kuat. Fondasi itu bukan hanya berupa iman dan ikhlas, melainkan juga standar keselamatan, tata kelola modern, dan kesadaran bah‌wa menjaga nyawa santri adalah ibadah yang mulia. (*) 

--- 

*) Ahmad Munji, doktor dari Universitas Marmara, Istanbul, Turki; Alumnus Pesantren, Al-Hikmah 2 Benda, Brebes

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore