Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 28 Juli 2025 | 20.39 WIB

Matematika (Seharusnya) Gembira dan Menggembirakan

Moch. Abduh - Image

Moch. Abduh

Pembelajaran matematika menggembirakan akan menciptakan suasana positif dan membuat siswa tidak takut terhadap matematika. Ketika siswa merasa aman dan senang, mereka lebih termotivasi untuk terlibat aktif dan bertanya. Dalam suasana yang menyenangkan dan bebas tekanan, siswa lebih berani mencoba, gagal, dan mencoba lagi. Kondisi ini akan membuka ruang untuk berpikir kritis, analisis masalah, dan refleksi diri, yang semuanya merupakan salah satu bentuk pembelajaran berkesadaran (mindful).

Aktivitas matematika menyenangkan seringkali mendorong siswa untuk bekerja sama, berdiskusi, dan saling membantu. Kolaborasi ini akan memperkaya perspektif, memperkuat pemahaman konsep, dan memicu terjadinya pemaknaan yang lebih dalam terhadap materi pembelajaran. Pembelajaran menyenangkan lazimnya berfokus pada minat dan kebutuhan siswa, bukan sekadar menyelesaikan kurikulum. Ini selaras dengan prinsip pembelajaran bermakna (meaningful), yang menekankan bahwa siswa perlu merasa terlibat secara pribadi dan kognitif agar benar-benar memahami.

Pembelajaran matematika menggembirakan merupakan salah satu bentuk nyata pembelajaran mendalam. Ketika siswa belajar dengan rasa ingin tahu yang tinggi, senang, dan tertantang, mereka akan lebih siap untuk menyelami konsep, menerapkan pengetahuan, dan mengembangkan cara berpikir matematis yang lebih bermakna dan menggembirakan (joyful).


*) Moch. Abduh, Ph.D., Staf Ahli Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Bidang Teknologi Pendidikan

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore