Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 23 Oktober 2023 | 18.30 WIB

Santri, Politik Islam, dan Kaderisasi Ulama

MUHAMMAD ABDUL AZIZ - Image

MUHAMMAD ABDUL AZIZ

Salah satu tantangan dari agenda itu adalah bagaimana mengelola sumber daya manusia yang demikian besar tersebut. Baik yang didanai pemerintah maupun swasta harus saling berkonsolidasi, menyiapkan program terukur pasca kelulusan. Hal itu semata-mata agar ia tidak hanya fokus pada masa pengaderan. Namun, juga mengawal para kader tersebut benar-benar menjadi seorang pemimpin siap pakai.

Pada akhirnya, di tengah pusparagam pengalaman pribadi dan tantangan sosial-politik seperti sekarang, seorang ulama-intelektual harus sadar bahwa dirinya tetap santri. Islam tetap menjadi api inspirasi dalam dirinya.

Di sini, pesan KH Imam Zarkasyi, pendiri Pondok Modern Gontor, patut dipertimbangkan: ’’Jadilah ulama yang intelek; bukan intelek yang [sekadar] tahu agama.” Selamat Hari Santri(*)


*) MUHAMMAD ABDUL AZIZ, Peserta Pendidikan Kader Ulama Masjid Istiqlal (PKUMI) Jakarta; Visiting PhD Researcher di Hartford International University for Religion and Peace, Amerika Serikat

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore